BERITA TERKINI
Wakil Wali Kota Palu Terima Kunjungan ANRI, Bahas Penguatan Aplikasi SRIKANDI

Wakil Wali Kota Palu Terima Kunjungan ANRI, Bahas Penguatan Aplikasi SRIKANDI

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menerima kunjungan jajaran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di ruang kerjanya pada Senin, 11 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas koordinasi pelaksanaan bimbingan teknis pemantapan aplikasi SRIKANDI yang akan dipusatkan di Kota Palu.

Selain itu, audiensi juga dimanfaatkan untuk memantapkan persiapan talkshow kearsipan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah Kota Palu menyatakan komitmennya untuk meningkatkan standar pengelolaan dokumen negara agar lebih tertib dan berbasis digital.

“Penyelenggaraan kearsipan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” ujar Imelda.

Imelda juga menyampaikan apresiasi atas dukungan teknis dari ANRI dalam upaya memperkuat administrasi di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Menurutnya, penguatan kearsipan perlu dilakukan secara konsisten, baik dari sisi kompetensi sumber daya manusia maupun peningkatan kesadaran perangkat daerah.

Direktur Kearsipan Daerah I ANRI Irwanto Eko Saputro hadir untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung aplikasi di daerah. Aplikasi SRIKANDI diharapkan dapat mengintegrasikan seluruh arsip dinamis antar-satuan kerja secara lebih efektif dan efisien.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah semakin memahami penerapan aplikasi ini untuk kualitas pengelolaan arsip digital,” kata Irwanto.

Bimbingan teknis yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026 ditujukan bagi arsiparis dan pengelola administrasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kecepatan distribusi surat-menyurat serta pengamanan dokumen elektronik.

Melalui sinergi tersebut, Kota Palu diharapkan dapat menjadi percontohan penerapan sistem kearsipan dinamis terintegrasi di Sulawesi Tengah. Tata kelola arsip yang modern dinilai dapat memudahkan akses data sekaligus menjaga keberlangsungan memori kolektif pemerintah daerah.