Pengusaha teknologi asal Malaysia, Arsyan Ismail, menjadi sorotan setelah menjual nama domain premium ai.com dengan nilai 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,1 triliun. Pembeli domain tersebut adalah Kris Marszalek, CEO platform marketplace aset kripto Crypto.com.
Penjualan ini disebut memecahkan rekor sebagai salah satu transaksi domain termahal yang pernah diumumkan ke publik. Nilainya melampaui rekor sebelumnya yang dipegang domain CarInsurance.com senilai 49,7 juta dollar AS pada 2010.
Kisah kepemilikan domain ai.com bermula pada 4 Mei 1993. Arsyan mengaku membeli domain itu saat berusia 10 tahun, seharga 100 dollar AS—sekitar RM 256 atau Rp 200.000-an dengan kurs kala itu. Ia menyebut pembelian dilakukan diam-diam menggunakan kartu kredit ibunya.
Arsyan menceritakan ibunya sempat marah karena tagihan kartu kredit bertambah akibat pembelian domain. Pada masa itu, istilah AI (Artificial Intelligence) belum sepopuler sekarang. Ia membeli ai.com karena inisial namanya, A.I. (Arsyan Ismail).
Arsyan juga menunjukkan dokumen pembelian yang mencatat tanggal registrasi 4 Mei 1993, dengan alamat pendaftar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebelum dijual permanen kepada Marszalek, domain ai.com sempat mengalami perubahan arah tujuan yang memicu perhatian publik. Pada awal 2023, alamat tersebut sempat mengarah ke situs ChatGPT milik OpenAI, lalu kemudian berubah mengarah ke x.ai, perusahaan AI milik Elon Musk. Perubahan ini disebut terkait strategi sewa atau negosiasi sebelum akhirnya domain dilepas sepenuhnya pada 2026.
Marszalek memperkenalkan tampilan baru ai.com melalui iklan komersial di ajang Super Bowl pada Minggu (8/2/2026). Melalui unggahan di media sosial X, ia menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya sudah membeli domain tersebut sejak April tahun sebelumnya, namun memilih merahasiakannya sambil membangun tim.
Menurut Marszalek, ai.com akan diluncurkan sebagai entitas baru yang menawarkan layanan “AI Agent” personal. Layanan ini diklaim dapat membantu pengguna menjalankan berbagai tugas kompleks secara otonom, mulai dari mengirim pesan, menangani berbagai aplikasi, hingga melakukan perdagangan saham secara otomatis.