BERITA TERKINI
Aplikasi One by IFG Catat 500 Ribu Pengguna hingga Akhir 2025

Aplikasi One by IFG Catat 500 Ribu Pengguna hingga Akhir 2025

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mencatat aplikasi One by IFG telah digunakan 500 ribu orang hingga akhir 2025. Dari jumlah tersebut, 370 ribu merupakan pengguna aktif dengan total transaksi mencapai 250 ribu kali yang mencakup layanan kesehatan, proteksi, dan investasi.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap ekosistem digital IFG Life yang terintegrasi dan berorientasi pada kemudahan pengguna.

“Digitalisasi menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan layanan proteksi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui One by IFG, kami ingin mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan IFG Life, sekaligus meningkatkan literasi asuransi dan mendukung inklusi keuangan nasional,” kata Gatot dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).

IFG Life memanfaatkan platform digital terpadu tersebut seiring meningkatnya tingkat konektivitas internet di Indonesia. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat pengguna internet di Indonesia mencapai 80,66% pada 2025. IFG Life merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi.

Di sisi lain, industri asuransi Indonesia dinilai tetap berperan dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat di tengah tantangan ekonomi global, meski tingkat pemanfaatannya masih menghadapi tantangan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan penetrasi industri asuransi pada 2025 berada di kisaran 2,72% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang mencerminkan adopsi asuransi yang belum luas.

Sejalan dengan itu, pertumbuhan premi di segmen asuransi jiwa juga disebut belum menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp133,22 triliun dan mengalami tekanan di beberapa segmen.

Gatot menilai penetrasi asuransi yang masih rendah menunjukkan ruang pertumbuhan yang besar sekaligus tantangan bagi industri. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi momentum bagi IFG Life untuk memperluas akses perlindungan melalui produk yang relevan, komprehensif, dan terjangkau, disertai komitmen transformasi dan inovasi dengan tata kelola yang kuat serta fokus pada kebutuhan nasabah.