BERITA TERKINI
Beli Gadget Bekas Perlu Teliti, Ini Hal-Hal yang Wajib Dicek Sebelum Transaksi

Beli Gadget Bekas Perlu Teliti, Ini Hal-Hal yang Wajib Dicek Sebelum Transaksi

Membeli gadget bekas semakin diminati karena harganya lebih terjangkau. Namun, calon pembeli diingatkan untuk tidak mudah tergiur, sebab perangkat bekas berisiko menyimpan kerusakan tersembunyi atau menggunakan komponen yang tidak asli.

Hal itu disampaikan Indra Sitinjak, teknisi gadget di Kota Sibolga, saat dihubungi melalui telepon dalam obrolan “Sibolga Malam Ini” Pro1 RRI Sibolga, Senin, 9 Februari 2026. Menurutnya, memeriksa perangkat secara teliti sebelum membeli jauh lebih murah dibanding menanggung biaya perbaikan setelah transaksi selesai.

Indra menyarankan pembeli memeriksa kondisi fisik gadget dari semua sisi sebelum melakukan pembayaran. Ia menilai retak kecil pada layar atau rangka dapat menjadi tanda perangkat pernah terjatuh.

Selain fisik, pemeriksaan layar juga perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada garis, bintik, atau dead pixel. Pembeli disarankan menyentuh beberapa bagian layar untuk memastikan respons tetap normal dan tidak mengalami keterlambatan (lag).

Pemeriksaan tombol dinilai tidak kalah penting, termasuk tombol power, volume, serta sensor sidik jari bila tersedia. Indra juga menyarankan pembeli mencoba kamera depan dan belakang, lalu memastikan fokus, lampu flash, dan suara perekam berfungsi dengan baik.

Ia mengingatkan, kondisi baterai dan port pengisian daya wajib dicek sebelum kesepakatan dibuat. Jika baterai cepat turun atau port terasa longgar, biaya servisnya bisa mahal.

Pembeli juga sebaiknya menguji speaker, mikrofon, serta koneksi jaringan dan WiFi secara langsung. Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah melakukan panggilan singkat dan merekam suara untuk memastikan hasilnya terdengar jelas.

Langkah penting lainnya, kata Indra, adalah mengecek IMEI dan status perangkat untuk memastikan tidak terblokir atau bermasalah. Pembeli diminta memastikan perangkat bukan hasil curian, serta mencocokkan nomor IMEI di bodi dengan yang tertera pada menu pengaturan.

Sebagai langkah akhir, Indra menyarankan pembeli meminta penjual melakukan reset pabrik sebelum transaksi selesai. Setelah reset, pastikan akun lama sudah keluar agar perangkat tidak terkunci oleh sistem keamanan. Ia juga menyarankan transaksi dilakukan di tempat yang terang dan ramai.