Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu mengintensifkan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, terutama jaringan internet di sekolah. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan TKA berjalan lancar dan dapat menjadi tolok ukur proses pembelajaran yang selama ini berlangsung.
Kepala Dindik Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan TKA merupakan salah satu parameter evaluasi yang diberikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada daerah untuk jenjang SD maupun SMP. Menurutnya, melalui TKA, pemerintah daerah dapat melihat sejauh mana proses belajar mengajar telah berjalan sesuai kurikulum.
“Melalui TKA ini kita bisa mengetahui sampai sejauh mana proses belajar mengajar di sekolah telah berjalan sesuai kurikulum,” ujar Alfi saat dikonfirmasi, Minggu (8/2).
Ia menjelaskan, sosialisasi TKA menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batu untuk mendorong kualitas pendidikan. Dindik menargetkan pelaksanaan TKA dapat berlangsung optimal dan menghasilkan capaian yang tinggi.
Salah satu kegiatan sosialisasi digelar di Hotel Zam-Zam, Kota Batu, Jumat (6/2). Forum tersebut digunakan untuk menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi kebijakan evaluasi pembelajaran dari Kemendikdasmen.
Dalam kegiatan itu, Dindik secara khusus mengumpulkan para kepala sekolah untuk membahas persiapan teknis dan substansi TKA. Alfi menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian, melainkan instrumen evaluasi mutu pembelajaran. Karena itu, sekolah diminta memastikan kesiapan peserta didik, terutama dari sisi penguasaan materi.
“Hasil yang baik hanya bisa diraih jika proses pembelajaran berjalan maksimal. Dan ketika anak didik menguasai materi dengan baik, maka hasil TKA juga akan optimal,” kata Alfi.
Alfi juga menyampaikan optimismenya bahwa potensi pendidikan di Kota Batu tidak kalah dengan daerah lain di Malang Raya maupun Jawa Timur. Ia menilai keberadaan sekolah unggulan dan siswa berprestasi dapat menjadi pembanding sekaligus motivasi bagi sekolah lainnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dalam pelaksanaan sosialisasi. Para kepala sekolah dan guru mengikuti materi yang disampaikan narasumber dari tingkat provinsi hingga lembaga pendidikan unggulan. Sejumlah peserta mengaku senang dengan kehadiran narasumber dan berkomitmen menularkan pengetahuan yang diperoleh ke sekolah masing-masing.
Diketahui, TKA jenjang SD sederajat di Kota Batu akan diikuti sekitar 200 sekolah. Jika tidak ada perubahan, pelaksanaan TKA dijadwalkan pada 20 April 2026 dan dilakukan secara daring melalui jaringan internet. Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, Dindik menyatakan terus memantapkan persiapan sarana dan prasarana.
“Karena TKA akan dilaksanakan berbasis online sehingga masing-masing sekolah dituntut menyiapkan perangkat laptop serta jaringan internet yang memadai,” tandas Alfi.