Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tabalong terus mendorong digitalisasi pendidikan melalui penyaluran bantuan internet satelit Starlink kepada sekolah-sekolah yang mengalami keterbatasan akses sinyal. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah proses pembelajaran, terutama bagi guru dalam memanfaatkan teknologi digital.
Sepanjang 2025, Disdikbud Tabalong menyalurkan perangkat Starlink ke 58 sekolah di sejumlah wilayah Tabalong yang dikenal memiliki kendala jaringan internet. Seluruh perangkat tersebut disebut telah selesai didistribusikan dan siap digunakan oleh masing-masing sekolah penerima.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Tabalong, M. Agus Ardianto, mengatakan bantuan Starlink difokuskan untuk menjawab persoalan sinyal di daerah yang sulit dijangkau layanan internet. “Starlink ini hadir untuk mengatasi kendala di daerah-daerah yang memang kesulitan sinyal internet. Harapannya, dengan adanya penguatan melalui Starlink ini, guru-guru tidak lagi mengalami kendala, terutama dalam memanfaatkan internet atau dunia maya dalam pembelajaran,” ujarnya.
Disdikbud Tabalong menyatakan akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui transformasi digital. Dengan dukungan akses internet yang memadai, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan lebih mudah, efektif, dan efisien.