Google membagikan serangkaian sumber daya dan fitur untuk membantu keluarga di Vietnam membangun lingkungan digital yang lebih sehat, bertepatan dengan peringatan Hari Internet Aman pada 10 Februari. Upaya ini mencakup pengamanan bawaan bagi pengguna muda serta perangkat kontrol yang dapat digunakan orang tua untuk membimbing aktivitas daring anak.
Google menyatakan sejumlah fitur keamanan diaktifkan secara default bagi pengguna di bawah usia 18 tahun di Vietnam guna memastikan tingkat perlindungan yang konsisten. Di Google Penelusuran, SafeSearch dinyalakan secara otomatis untuk menyaring atau mengaburkan konten yang tidak pantas.
Di YouTube, pengamanan bawaan untuk remaja meliputi pengaturan default unggahan video ke mode pribadi, menonaktifkan pemutaran otomatis, serta mengaktifkan pengingat “Istirahat Sejenak” dan “Waktu Tidur” secara otomatis untuk mendorong kebiasaan online yang lebih sehat. Selain itu, Google juga menerapkan pemblokiran iklan dan membatasi kategori iklan sensitif secara default untuk seluruh pengguna di bawah 18 tahun.
Untuk pengelolaan yang lebih fleksibel, Google menyoroti penggunaan aplikasi Family Link, alat gratis yang memungkinkan orang tua mengelola perangkat dan akun Google anak. Melalui penautan akun orang tua dan anak, Family Link memungkinkan orang tua menyetujui atau memblokir unduhan aplikasi, menetapkan batas waktu layar, serta melihat lokasi perangkat.
Family Link juga menyediakan mode “Waktu Sekolah” untuk mengurangi gangguan saat belajar dengan mempertahankan akses ke sumber daya pendidikan penting dan membatasi akses ke platform lain. Selain itu, fitur penyaringan konten di Chrome dapat membantu mengelola akses ke situs web tertentu.
Di sisi YouTube, Google memperkenalkan pemantauan remaja melalui YouTube Family Center. YouTube menyebutkan pendekatan yang digunakan bersifat berjenjang berdasarkan usia, bukan satu templat yang sama untuk semua. Melalui Pusat Keluarga YouTube, orang tua dan remaja dapat menautkan akun untuk berbagi informasi. Setelah ditautkan, orang tua dapat menerima pemberitahuan ketika anak mengunggah video baru atau berlangganan saluran baru, sehingga memudahkan percakapan soal minat anak sambil tetap menghormati privasi mereka saat menonton.
Menanggapi kekhawatiran orang tua terkait konten video pendek, YouTube juga memperkenalkan fitur batas penayangan Shorts sebagai alat kontrol orang tua. Melalui pengaturan pengalaman yang diawasi pada akun anak, orang tua dapat mengatur durasi penayangan Shorts.
Google turut menekankan upaya menghubungkan anak muda dengan konten berkualitas tinggi. YouTube disebut telah membangun kerangka standar konten untuk remaja yang bertujuan membantu sistem rekomendasi memprioritaskan video informatif dan sesuai usia di beranda pribadi. Pendekatan ini juga membatasi penyampaian topik sensitif yang dapat berdampak negatif, seperti konten yang mendorong perbandingan penampilan atau mengidealkan tipe tubuh tertentu.
Selain pengaturan otomatis, Google mengingatkan ketersediaan alat kesehatan digital di YouTube yang dapat diatur bersama oleh orang tua dan anak, termasuk pengingat “Ingatkan saya untuk berhenti menonton” (Istirahat Sejenak) dan “Ingatkan saya saat waktunya tidur” (Waktu Tidur).
Di luar solusi teknologi, Google menyatakan juga berkolaborasi dengan otoritas lokal untuk mendukung dan membimbing pengguna dalam penggunaan internet yang aman.