BERITA TERKINI
IndigoSpace Aceh Perkuat Ekosistem Digital Lewat Program AI, Pembinaan Startup, dan Kolaborasi Kampus

IndigoSpace Aceh Perkuat Ekosistem Digital Lewat Program AI, Pembinaan Startup, dan Kolaborasi Kampus

IndigoSpace Aceh menjalankan sejumlah program untuk memperkuat ekosistem digital di daerah, dengan fokus pada pengasahan talenta, penguatan kapasitas startup, serta perluasan akses ke pasar dan investor. Berbagai inisiatif ini ditujukan agar pelaku rintisan dapat memperluas jangkauan bisnisnya.

Dalam rangkaian program tersebut, Telkom melalui IndigoSpace memfasilitasi kebutuhan yang berkaitan dengan pengembangan startup, mulai dari pembinaan, coaching, mentoring, hingga pendanaan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah kegiatan seputar kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Memasuki 2025, IndigoSpace disebut telah bertransformasi menjadi AI Center sebagai wadah untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat mengenai AI, sekaligus mengakselerasi implementasi penggunaannya. Melalui IndigoSpace, Telkom juga menggelar seminar, workshop, dan pelatihan yang menyasar pelaku usaha digital, komunitas lokal, hingga guru.

Menurut penjelasan yang disampaikan, pemanfaatan AI dinilai dapat memberikan manfaat bagi berbagai kalangan. Bagi guru, AI dapat digunakan untuk memperkaya metode pembelajaran, menyusun materi yang lebih interaktif, serta mempermudah evaluasi belajar siswa. Sementara bagi pelaku usaha, AI dapat membantu analisis tren pasar, personalisasi pemasaran, dan efisiensi operasional bisnis.

Selain program terkait AI, IndigoSpace Aceh juga menaruh perhatian pada kolaborasi dengan mahasiswa dan komunitas lokal. Melalui kolaborasi tersebut, IndigoSpace ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa, akademisi, dan komunitas kreatif untuk mengembangkan ide, riset, maupun solusi digital.

Salah satu peserta kolaborasi, Nabil Aditya, mahasiswa dari salah satu universitas di Aceh sekaligus talenta muda digital, mengaku terbantu dengan forum dan wadah yang disediakan. Nabil yang tengah mengembangkan startup bernama Temu Jasa menyebut program kolaborasi memudahkan akses mentoring, networking, hingga undangan ke berbagai event.

“Setelah bergabung dengan IndigoSpace, banyak benefit yang saya dapatkan, mulai dari coaching, mentoring, dan ikut event-event besar. Akses ke pemerintah kota pun dipermudah. Saya berharap semakin banyak mahasiswa seperti saya yang bergabung di sini karena bisa mendapat banyak manfaat,” kata Nabil.

IndigoSpace Aceh juga menyebut telah melahirkan startup unggulan daerah yang mampu tampil di panggung internasional. Salah satu capaian yang disampaikan adalah pengiriman perwakilan startup asal Aceh untuk mengikuti event teknologi berskala global yang diinisiasi Telkom Indonesia bersama mitra internasional.

Ke depan, pada 2026 IndigoSpace direncanakan menjadi wadah berkumpulnya startup yang akan dikirim ke kompetisi Asian Digital Awards di Vietnam. Dalam persiapan tersebut, IndigoSpace disebut akan bekerja sama dengan Komdigi untuk membina peserta agar lebih siap berkompetisi di tingkat internasional.