Infinix mengumumkan perubahan strategi pada lini ponsel pintarnya. Jika selama beberapa generasi terakhir merek ini identik dengan penggunaan system-on-chip (SoC) MediaTek, kini Infinix menyatakan akan mulai memakai SoC Qualcomm Snapdragon melalui seri Note 60.
Namun, peralihan tersebut tidak berlaku untuk seluruh model dalam seri Note 60. Infinix menyebut hanya model tertentu yang akan dibekali Snapdragon. Salah satu yang sudah dikonfirmasi adalah Infinix Note 60 Pro, yang tercantum menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 melalui halaman pre-order di beberapa pasar.
Selain pergantian chipset, Infinix juga menekankan adanya kerja sama dengan Qualcomm dalam hal optimalisasi sistem. Fokusnya bukan hanya pada penggunaan SoC baru, tetapi juga penyesuaian perangkat lunak agar kemampuan perangkat keras dapat dimanfaatkan secara maksimal. Target yang disebutkan adalah performa yang lebih stabil untuk penggunaan harian.
Beberapa area yang menjadi perhatian meliputi efisiensi daya, performa gaming, pemrosesan kamera, serta fitur AI yang terintegrasi langsung di perangkat. Optimalisasi tersebut diarahkan untuk menjaga pengalaman penggunaan tetap konsisten saat pengguna berpindah aktivitas, mulai dari multitasking hingga kebutuhan kamera yang lebih berat.
Masuknya Snapdragon ke seri Note 60 menandai perubahan posisi Infinix dibanding generasi sebelumnya. Setelah lama lekat dengan MediaTek, kini Infinix membuka pintu ke ekosistem Snapdragon. Ke depan, apabila respons pasar dinilai positif, Infinix berpeluang melangkah lebih jauh dengan menghadirkan perangkat kelas lebih tinggi yang juga mengandalkan Snapdragon.