BERITA TERKINI
Keluhan Parkir Liar di JAKI Disebut Dibalas Foto Diduga Rekayasa AI, Pemprov DKI Akui Ada Kekeliruan Validasi

Keluhan Parkir Liar di JAKI Disebut Dibalas Foto Diduga Rekayasa AI, Pemprov DKI Akui Ada Kekeliruan Validasi

Seorang warganet mengeluhkan tindak lanjut laporan parkir liar yang disampaikan melalui aplikasi JAKI milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keluhan itu muncul setelah laporan yang dikirim justru dibalas dengan foto tindak lanjut yang diduga telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pemilik akun Threads @seinsh mengadukan adanya parkir liar di permukiman kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia menyebut warga sudah mencoba menegur langsung pelaku, melapor ke tingkat kelurahan, hingga akhirnya mengadukan melalui JAKI, namun persoalan dinilai tidak ditangani secara langsung di lapangan.

“Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI,” tulis @seinsh dalam unggahannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan penggunaan AI dalam bukti tindak lanjut itu telah ditindaklanjuti. Ia menyampaikan Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi.

“Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi. Selama ini belum pernah ditemukan bukti tindak lanjut pengaduan yang menggunakan foto hasil rekayasa AI,” ujar Budi.

Budi juga menyampaikan, sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat lebih dari 62.571 pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi JAKI dan sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) terintegrasi.