Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui Direktorat Informasi Publik, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM), menggelar kegiatan CommuniAction seri Malang dengan tema “Anak di Dunia Digital: Aman atau Sekadar Diawasi?”. Acara ini diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan generasi muda, serta perwakilan kementerian/lembaga (KL) dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Malang.
Kegiatan tersebut diposisikan sebagai wadah sinergi, kolaborasi, dan aksi yang menggabungkan elemen Media Monitoring (FoMo), Pemberdayaan Komunitas (IGID Goes to Campus), serta Penguatan Konten Kreatif (SOHIB Berkelas). Melalui rangkaian ini, Kemkomdigi mendorong penguatan komunikasi publik dalam isu perlindungan anak di tengah perkembangan dunia digital.
Direktur Informasi Publik Kemkomdigi, Nursodik Gunarjo, menyampaikan bahwa CommuniAction dirancang untuk memperkuat komunikasi publik terkait perlindungan anak yang berbasis data dan responsif terhadap dinamika isu digital. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat peran Kemkomdigi sebagai penghubung dan penggerak dalam memfasilitasi peningkatan kualitas komunikasi publik antar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, komunitas, hingga generasi muda.
Nursodik menambahkan, CommuniAction merupakan bagian dari gerakan nasional menuju Indonesia Emas 2045, yang tidak hanya menargetkan kemajuan ekonomi, tetapi juga mendorong kedewasaan dalam berkomunikasi di ruang publik, termasuk di ranah digital.