Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mengakselerasi pengembangan Garuda Spark Innovation Hub di Kota Bandung, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat ekosistem startup dan digital nasional.
Garuda Spark Innovation Hub Bandung telah beroperasi selama tiga bulan terakhir. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pihaknya meninjau langsung perkembangan pusat inovasi tersebut, termasuk aktivitas yang berjalan dan jumlah startup yang telah mendapatkan fasilitasi.
"Hari ini saya mengecek Garuda Spark di Bandung yang diluncurkan tiga bulan lalu. Saya ingin melihat progres aktivitasnya dan sejauh mana startup yang sudah difasilitasi di sini," ujar Meutya kepada awak media di Garuda Spark Innovation Hub Bandung, Jalan Ir H Djuanda.
Ia menyebut, dalam periode tiga bulan tersebut telah ada 10 startup yang dikurasi dan dilahirkan melalui kolaborasi dengan Startup Bandung, Academy, dan Komdigi. Selain itu, ekosistem Garuda Spark Innovation Hub Bandung juga disebut telah menjaring 150 startup.
Meutya menilai tahun 2025 akan menjadi periode yang menantang bagi industri startup, baik di Indonesia maupun di kawasan ASEAN. Karena itu, ia mendorong peningkatan kinerja dan capaian pembinaan agar rekam jejak startup Indonesia dapat terulang, bahkan lebih baik ke depan.
Menurutnya, startup dapat tumbuh di tengah tantangan besar, termasuk unit-unit yang dibina di Garuda Spark Innovation Hub Bandung. Komdigi, kata dia, juga mendorong lahirnya startup baru di berbagai wilayah Indonesia.
Meutya menyinggung kekuatan ekosistem startup di sejumlah daerah seperti Malang, Surabaya, dan Yogyakarta. Sementara itu, Bandung dinilai berada pada level yang cukup baik meski belum sesuai harapan. Ia menekankan kreativitas sebagai modal utama, dengan dukungan ekosistem yang dinilai sudah siap.
Ia berharap perkembangan ekosistem startup di Bandung dapat menginspirasi daerah lain untuk menjadi cikal bakal lahirnya startup baru. Pada 2026, Komdigi menargetkan pertumbuhan startup sebesar 8 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Meutya menyatakan akan mengintensifkan berbagai kegiatan Garuda Spark Innovation Hub di seluruh Indonesia. "Sarana utama kita adalah Garuda Spark. Di sana ada pelatihan, digital talent, dan lainnya. Semua proses pembelajaran hingga pencarian investor potensial ditarik dan dirangkum melalui Garuda Spark," katanya.