JAKARTA — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta Google, sebagai salah satu penyedia layanan dan produk internet terbesar, ikut membantu mewujudkan keamanan dan kenyamanan penggunaan internet di Indonesia.
Pratikno menyampaikan bahwa masyarakat saat ini tidak memiliki banyak pilihan selain bergantung pada layanan digital. Ia mengibaratkan penggunaan internet seperti perjalanan haji yang umumnya harus menggunakan pesawat, meski tetap memiliki risiko. Menurutnya, yang dibutuhkan adalah penguatan keamanan dan tanggung jawab penyelenggara layanan, bukan menghindari penggunaan teknologi.
“Kita-kita ini sudah tergantung, banyak tergantung kepada Anda. Anda making big money from us. Please, responsible,” ujar Pratikno, seperti dikutip Antara, Selasa, 10 Februari.
Ia menilai penyusunan panduan penggunaan internet bagi orang tua, guru, dan anak-anak belum cukup jika panduan tersebut tidak benar-benar digunakan oleh masyarakat. Pratikno menekankan pentingnya memastikan sejauh mana warga, termasuk guru, anak, dan orang tua di Indonesia, memanfaatkan panduan yang dibuat.
Pratikno juga mengajak seluruh penyelenggara sistem layanan dan produk internet untuk berinovasi bersama agar masyarakat dapat berselancar di dunia virtual dengan aman dan nyaman. Ia menyebut pemerintah sudah berulang kali melakukan edukasi terkait penggunaan internet, namun menilai edukasi saja tidak memadai.
Menurutnya, perlu ada mekanisme otomatis untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan dan berjalan efektif. Ia mengingatkan dampak urusan digital dapat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental anak, sehingga perlu menjadi perhatian serius.
Di sisi lain, Pratikno menyampaikan apresiasi kepada Google atas dukungannya dalam penyelenggaraan sistem layanan dan produk internet di Indonesia. Ke depan, ia berharap penguatan sistem dapat terus dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan internet.