MyRepublic resmi menghadirkan layanan internet 100 Mbps dengan harga mulai dari Rp 100 ribu per bulan. Layanan bernama MyRepublic Air ini telah membuka proses pra-registrasi bagi calon pelanggan.
Pendaftaran pra-registrasi dapat dilakukan melalui tautan https://www.myrepublic.co.id/air/pra-registrasi dengan mengikuti tahapan yang tersedia di situs tersebut.
MyRepublic Air ditujukan untuk sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa, mencakup Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Chief and Marketing Officer MyRepublic, Iman Syahrizal, menyatakan layanan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk membangun ekosistem konektivitas yang lebih inklusif. “MyRepublic Air adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan internet berkualitas yang lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat,” kata Iman dalam keterangannya.
Iman menjelaskan, MyRepublic Air berbeda dengan layanan FTTH (Fiber to the Home) yang mengandalkan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan. MyRepublic Air menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dengan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile.
Menurutnya, layanan ini diharapkan dapat memperluas akses internet bagi masyarakat di berbagai wilayah sekaligus mempercepat pemerataan digitalisasi. “Berbeda dengan layanan FTTH yang menggunakan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan, MyRepublic Air memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dengan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile memberikan layanan True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited,” ujarnya.
FWA dengan koneksi radio nirkabel merupakan solusi last-mile yang menghubungkan jaringan backbone operator dengan lokasi pelanggan. Dengan pendekatan ini, proses pemasangan disebut dapat dilakukan lebih cepat dan efisien dibandingkan penggunaan kabel fiber optik konvensional.