LONDON — Hubungan antara Pentagon dan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic dilaporkan memanas terkait batasan penggunaan teknologi AI dalam konteks militer.
Tahun lalu, Anthropic termasuk di antara perusahaan AI yang menerima kontrak senilai USD200 juta dari Pentagon untuk keperluan militer. Namun, menurut laporan Reuters, Anthropic kini memblokir penggunaan AI-nya untuk penargetan senjata otonom serta sistem pengawasan domestik.
Pentagon disebut bersikeras bahwa pihaknya berhak menggunakan teknologi komersial sesuai kebutuhan militer, tanpa terikat oleh kebijakan penggunaan yang ditetapkan Anthropic, selama pemanfaatannya tetap mematuhi hukum Amerika Serikat.
Di sisi lain, Anthropic menyatakan kekhawatiran bahwa teknologinya dapat digunakan untuk memata-matai warga Amerika atau membantu menargetkan senjata tanpa pengawasan manusia.