Samsung mengungkap arah pengembangan lini ponsel flagship berikutnya, Galaxy S26 Series, yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026. Dalam laporan tahunan perusahaan tahun 2025, Samsung menyebut seri ini akan membawa teknologi Agentic AI, sebuah pendekatan kecerdasan buatan yang dirancang bekerja lebih mandiri dan proaktif.
Samsung memposisikan Galaxy S26 Series sebagai tonggak penting evolusi kecerdasan buatan di ekosistem smartphone mereka. Divisi Mobile eXperience (MX) Business menegaskan bahwa pada generasi ini, AI tidak lagi ditempatkan sebagai fitur pelengkap, melainkan menjadi inti dari pengalaman pengguna.
Agentic AI disebut sebagai pengembangan lanjutan dari Galaxy AI yang sebelumnya telah diperkenalkan. Jika AI pada generasi sebelumnya lebih berfokus merespons perintah pengguna, Agentic AI dirancang agar mampu mengambil inisiatif dan menjalankan tugas secara mandiri. Dalam laporan tersebut, teknologi ini digambarkan dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi, mengatur jadwal, menyusun rencana aktivitas, hingga mengeksekusi tugas tanpa perlu instruksi satu per satu.
Dengan pendekatan tersebut, AI diharapkan berperan sebagai agen digital yang memahami konteks kebutuhan pengguna, sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi pemakaian ponsel untuk kebutuhan kerja maupun aktivitas personal sehari-hari.
Selain peningkatan di sisi kecerdasan buatan, Samsung juga mengonfirmasi Galaxy S26 Series akan mengusung desain yang lebih tipis dan ringan. Penyegaran desain ini disebut sebagai bagian dari strategi untuk mempertahankan daya tarik lini flagship di tengah persaingan pasar global.
Di sisi lain, Samsung mengakui adanya tekanan biaya produksi dan tantangan rantai pasok. Situasi pasar global yang dinilai tidak stabil mendorong perusahaan melakukan efisiensi untuk menjaga profitabilitas tanpa mengorbankan inovasi. Namun, hingga kini Samsung belum memastikan apakah langkah efisiensi tersebut akan berdampak pada harga jual Galaxy S26 Series, termasuk varian Ultra yang berada di segmen premium.
Samsung menyebut 2026 sebagai momen “reset” untuk lini flagship mereka. Fokus pengembangan dikatakan tidak lagi semata pada peningkatan spesifikasi perangkat keras, melainkan pada inovasi perangkat lunak dan kecerdasan buatan. Samsung juga diperkirakan akan mengungkap detail lebih lanjut mengenai implementasi Agentic AI dan fitur pendukung lainnya menjelang peluncuran resmi Galaxy S26 Series pada awal 2026.