BERITA TERKINI
Telkomsel dan XLSmart Paparkan Strategi Kejar Target Kecepatan Internet 60 Mbps pada 2026

Telkomsel dan XLSmart Paparkan Strategi Kejar Target Kecepatan Internet 60 Mbps pada 2026

Target pemerintah untuk mendorong rata-rata kecepatan internet mobile nasional mencapai 60 Mbps pada 2026 membuat operator telekomunikasi menyiapkan berbagai langkah peningkatan layanan. Selain mengejar kecepatan, perhatian juga diarahkan pada stabilitas dan konsistensi kualitas jaringan di berbagai wilayah Indonesia.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan pencapaian target tersebut sangat bergantung pada modernisasi jaringan dan penerapan teknologi terkini. Menurutnya, penguatan 4G dan implementasi 5G yang dilakukan secara terukur dapat mendorong peningkatan kecepatan sekaligus pengalaman pelanggan secara konsisten.

“Modernisasi jaringan, penguatan 4G, dan implementasi 5G yang terukur dapat mendorong peningkatan kecepatan dan pengalaman pelanggan secara konsisten,” ujar Fahmi. Ia menambahkan Telkomsel juga memanfaatkan teknologi jaringan cerdas untuk meningkatkan Quality of Experience pelanggan, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menekankan kualitas layanan secara menyeluruh.

Telkomsel turut menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dan regulasi agar strategi operator berjalan optimal. Fahmi menyebut kebutuhan akan ketersediaan spektrum yang memadai, penyederhanaan perizinan, serta peninjauan struktur biaya industri sebagai faktor yang dinilai krusial.

“Dukungan kebijakan dalam penyediaan spektrum broadband yang memadai, berkesinambungan, dan dikelola secara efisien sangat penting untuk meningkatkan kapasitas jaringan 4G dan mempercepat implementasi 5G,” kata Fahmi. Ia menilai harmonisasi regulasi dan simplifikasi proses perizinan dapat mempercepat pembangunan serta modernisasi jaringan sehingga peningkatan kualitas layanan lebih merata.

Sementara itu, operator lain, XLSmart, juga memaparkan tantangan dan strategi untuk mengejar target 60 Mbps, terutama terkait kesiapan infrastruktur yang tidak seragam. Group Head Corporate Communications XLSmart, Reza Mirza, mengatakan kecepatan broadband seluler di wilayah perkotaan sudah mendekati bahkan melampaui target nasional, sedangkan di luar perkotaan kondisinya masih bervariasi.

“Target 50 Mbps pada 2025 dan 60 Mbps pada 2026 menjadi arah peningkatan kualitas layanan, tidak hanya dari sisi kecepatan, tetapi juga stabilitas dan konsistensi layanan,” ujar Reza. Ia menambahkan, pada prinsipnya operator siap mendukung target 60 Mbps, terutama di wilayah dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

Reza menyebut XLSmart telah melakukan berbagai langkah strategis pasca integrasi untuk memperkuat jaringan. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, mulai dari keterbatasan infrastruktur fiber dan backhaul, keterbatasan spektrum untuk peningkatan kapasitas, hingga aspek keekonomian jaringan di wilayah dengan trafik yang masih rendah.

Menurutnya, diperlukan sinergi kebijakan, kolaborasi, serta dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Dukungan itu mencakup insentif pembangunan, peninjauan regulatory charges, kemudahan perizinan, serta terciptanya persaingan yang sehat dalam lanskap digital.

“Dengan begitu, peningkatan kecepatan tetap sejalan dengan pemerataan dan kualitas layanan di seluruh Indonesia,” tutup Reza.