BERITA TERKINI
Unhas dan Nippon Koei Perkuat Kemitraan Riset Terapan dan Manajemen Infrastruktur

Unhas dan Nippon Koei Perkuat Kemitraan Riset Terapan dan Manajemen Infrastruktur

Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Nippon Koei Co., Ltd. memperkuat kemitraan strategis di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 13 Februari. Kerja sama ini diarahkan untuk menghasilkan luaran yang terukur dan berkelanjutan, terutama pada pengembangan riset terapan serta sistem manajemen infrastruktur.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas, Adi Maulana, menyatakan kemitraan tersebut dirancang berbasis output, bukan sekadar formalitas. Fokus kerja sama mencakup penguatan riset terapan, alih teknologi, dan pembentukan unit pengelolaan yang mampu bekerja sesuai standar internasional.

Dalam model kolaborasi yang dibahas, kedua pihak merencanakan penyediaan fasilitas laboratorium bersama sebagai pusat riset. Selain itu, akan dibentuk unit manajemen khusus yang berperan sebagai pusat alih teknologi untuk memfasilitasi transfer pengetahuan dan inovasi.

Penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa juga menjadi salah satu prioritas melalui program riset kolaboratif dan pertukaran akademik. Skema tersebut ditujukan untuk membangun ekosistem penelitian yang lebih dinamis dan produktif.

Adi Maulana menjelaskan, kerja sama ini ditargetkan menghasilkan luaran konkret, seperti publikasi bersama, prototipe teknologi, model perencanaan infrastruktur, hingga rekomendasi kebijakan berbasis riset.

Dari pihak Nippon Koei, Deputy Chief Representative of Jakarta Office, Taro Koike, menyampaikan apresiasi atas komitmen Unhas dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas institusi. Menurutnya, kerja sama ini membuka ruang kolaborasi yang lebih terstruktur dalam riset terapan serta pengembangan kapasitas teknis, seiring potensi riset Unhas yang dinilai kuat untuk dikembangkan dalam proyek berbasis inovasi.

Melalui nota kesepahaman tersebut, Unhas dan Nippon Koei menyatakan komitmen untuk mengembangkan kerja sama jangka panjang guna mendorong inovasi teknologi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta berkontribusi pada pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan.