Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat mulai memberlakukan aplikasi E-Tamu untuk memudahkan akses bagi pihak yang berkepentingan dengan dewan, seperti kunjungan kerja, audiensi, dan keperluan lainnya.
Sekretaris Dewan (Sekwan) KBB, Ricky Riyadi, mengatakan selama ini penerimaan tamu dari luar yang hendak berkunjung ke DPRD Bandung Barat masih dilakukan secara manual atau melalui pesan WhatsApp. Menurutnya, cara tersebut membuat proses pencatatan kunjungan harus dilakukan dengan merekam konfirmasi, mengetik, memasukkan ke kertas, lalu mencetaknya.
Melalui aplikasi E-Tamu, pihak yang ingin berkunjung dapat mengakses tautan yang disediakan dan mengisi formulir secara langsung. Dengan mekanisme ini, informasi seperti jadwal kunjungan dan jumlah tamu dapat diketahui lebih jelas.
“Jadi sebelumnya masih by WA (WhatsApp), atau manual. Siapa saja yang chat (konfirmasi berkunjung) direkam, diketik, masukin kertas dan di print. Kalau sekarang tinggal akses, link-nya dikasih, isi form, sehingga ketahuan kapan kunjungannya, berapa orang yang ke sini,” kata Ricky di Kantor DPRD KBB, Jalan Terusan Padalarang-Pasirhalang, Cisarua, Rabu (18/2/2026).
Ricky menambahkan, perkembangan digitalisasi di birokrasi pemerintahan tidak dapat dihindari. Karena itu, layanan di lingkungan DPRD Bandung Barat juga perlu beralih ke sistem digital.
Selain penerapan layanan tamu berbasis aplikasi, pihak Sekretariat DPRD Bandung Barat juga berupaya mengoptimalkan situs web resmi Setwan. Ricky meminta agar berbagai kegiatan DPRD, termasuk pengawasan dan agenda bersama mitra kerja organisasi perangkat daerah (OPD), dapat didokumentasikan dan dipublikasikan melalui laman tersebut.
Ia menyebutkan, informasi yang disajikan di website Setwan dapat membantu wartawan dalam memperoleh data kegiatan dewan. “Rekan pers juga tidak susah mencari informasi tentang kegiatan dewan. Karena sudah ada di website kita,” tutupnya.