BERITA TERKINI
Rumah Makin Multifungsi, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Pencahayaan untuk Aktivitas Harian

Rumah Makin Multifungsi, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Pencahayaan untuk Aktivitas Harian

Rumah kini semakin berkembang menjadi ruang multifungsi, tidak hanya untuk beristirahat, tetapi juga bekerja hingga membuat konten digital. Perubahan ini membuat kebutuhan pencahayaan yang terang sekaligus nyaman kian mendapat perhatian, terutama karena banyak aktivitas dilakukan di dalam rumah.

Content creator Natasha Surya menilai pencahayaan memegang peran penting dalam rutinitasnya. Ia mengatakan kualitas cahaya yang tepat dapat membantu berbagai kegiatan, mulai dari pekerjaan rumah tangga hingga proses produksi konten.

“Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi juga tempat produktivitas untuk mencari rezeki,” ujar Natasha Surya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Natasha menambahkan, pencahayaan yang baik dapat membuat hasil video terlihat lebih detail tanpa membuat mata cepat lelah. Menurutnya, kebutuhan akan lampu yang nyaman semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas di rumah.

Dalam kesempatan yang sama, President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono, mengatakan masukan konsumen menunjukkan kebutuhan pencahayaan yang lebih optimal untuk menunjang aktivitas harian. Ia menyebut, sebagian konsumen merasa tingkat terang yang digunakan saat ini masih kurang untuk kebutuhan di rumah.

“Dengan terang yang ada sekarang, konsumen merasa masih kurang untuk kebutuhan aktivitas di rumah,” kata Dedy.

Signify memperkenalkan produk Philips UltraBright yang diklaim mampu menghasilkan cahaya hingga 40 persen lebih terang dibanding lampu biasa. Meski berintensitas tinggi, lampu tersebut disebut dirancang tetap nyaman di mata melalui teknologi Eye Comfort untuk mengurangi efek silau.

Head of Marketing Consumer Signify Commercial Indonesia, Burhan Noor Sahid, menyebut tantangan utama dalam menghadirkan lampu modern adalah menjaga keseimbangan antara intensitas cahaya dan kenyamanan visual.

“Biasanya kalau lampunya terang, jadinya silau. Tantangannya bagaimana tetap terang tapi nyaman di mata,” ujar Burhan.

Selain kenyamanan, daya tahan lampu juga menjadi perhatian konsumen. Produk pencahayaan tersebut disebut memiliki usia penggunaan hingga 30.000 jam sehingga dinilai lebih praktis untuk penggunaan jangka panjang di rumah.

Efisiensi energi turut menjadi pertimbangan lain. Lampu itu disebut telah mengantongi sertifikasi hemat energi bintang lima dari Kementerian ESDM.

Natasha mengaku daya tahan dan efisiensi menjadi aspek penting dalam memilih lampu rumah tangga. Ia menilai lampu yang awet membuat pengguna tidak perlu sering mengganti pencahayaan.

“Sebagai ibu-ibu, yang menarik itu garansinya panjang dan tidak perlu sering ganti lampu,” ucap Natasha.