BERITA TERKINI
Aplikasi YouTube Resmi Tersedia di Apple Vision Pro, Dukung Pengalaman Spasial hingga Video 8K

Aplikasi YouTube Resmi Tersedia di Apple Vision Pro, Dukung Pengalaman Spasial hingga Video 8K

Pengguna Apple Vision Pro kini dapat mengakses aplikasi YouTube resmi yang hadir secara native di visionOS, setelah penantian selama dua tahun sejak perangkat headset tersebut diluncurkan. Kehadiran aplikasi ini memungkinkan pengguna menikmati berbagai konten video dengan pengalaman spasial yang lebih imersif, termasuk dukungan pemutaran hingga resolusi 8K untuk varian tertentu.

Sebelumnya, Google sempat memberi sinyal bahwa aplikasi YouTube untuk Apple Vision Pro sedang dikembangkan. Kini, pengguna dapat mengunduhnya langsung melalui App Store. Dalam deskripsi aplikasi, YouTube disebut dirancang untuk mengubah setiap video menjadi pengalaman menonton spasial, mencakup dukungan untuk video 3D 360 dan VR180, selain klip standar dan Shorts.

Mayoritas video akan tampil dalam bentuk jendela mengambang yang terintegrasi dengan lingkungan sekitar pengguna. Namun, untuk konten tertentu, aplikasi akan menampilkan mode VR penuh dengan imersi 360 derajat. Pengalaman ini disebut serupa dengan yang tersedia pada perangkat Meta Quest 3.

Bagi pemilik Apple Vision Pro varian M5 terbaru, aplikasi ini menawarkan peningkatan dengan kemampuan memutar konten hingga resolusi 8K. Sementara itu, pelanggan YouTube Premium dapat masuk ke akun mereka untuk menonton tanpa iklan dan mendapatkan kualitas gambar terbaik.

Aplikasi YouTube untuk visionOS tersedia secara gratis. Namun, fitur bebas iklan dan kualitas premium memerlukan langganan YouTube Premium dengan biaya sekitar US$13,99 atau £12,99 per bulan.

Di sisi lain, kabar ini muncul di tengah catatan kurang menyenangkan bagi sebagian pengguna Apple Vision Pro. Baru-baru ini terungkap bahwa aplikasi Disney+ tidak lagi menawarkan video 3D saat ditonton di Eropa akibat sengketa paten yang masih berlangsung. Fitur pemutaran film tertentu dalam format 3D untuk sementara dihapus. Situasi serupa juga terjadi pada Dolby Vision di perangkat lain di Uni Eropa, yang saat ini ditangguhkan hingga “masalah teknis” terselesaikan.