Apple merilis pembaruan firmware terbaru untuk AirTag 2 yang berfokus pada peningkatan aspek keamanan, khususnya fitur anti-stalking. Melalui update ini, Apple disebut membuat sistem peringatan pelacakan tak dikenal menjadi lebih efektif.
Salah satu perubahan utama ada pada suara peringatan yang dihasilkan perangkat. Bunyi notifikasi untuk pelacakan tak dikenal kini dibuat lebih mudah dikenali saat proses pencarian. Dengan speaker yang juga diklaim lebih kencang dibanding generasi sebelumnya, pengguna diharapkan lebih mudah mendeteksi lokasi AirTag 2, termasuk bila ada perangkat asing yang diduga melacak tanpa izin.
Peningkatan ini melengkapi mekanisme keamanan yang sudah tersedia sebelumnya, seperti notifikasi otomatis ke iPhone ketika terdeteksi AirTag mencurigakan yang bergerak bersama pengguna. Kombinasi notifikasi dan suara peringatan yang lebih jelas diharapkan dapat menekan risiko penyalahgunaan perangkat pelacak tersebut.
Meski demikian, Apple belum memaparkan detail teknis mengenai perubahan suara pada pembaruan ini. Perubahan itu bisa terkait tingkat volume atau pola bunyi yang lebih mudah dikenali dari jarak tertentu. Namun, tujuan utamanya disebut untuk membantu pengguna lebih cepat menyadari apabila sedang dilacak.
Pembaruan firmware ini diketahui berada pada versi 3.0.45 dan disebut baru tersedia untuk AirTag generasi kedua, setidaknya untuk saat ini.
AirTag 2 sendiri diluncurkan secara global pada akhir Januari 2026. Apple juga telah memastikan perangkat tersebut akan hadir di pasar Indonesia, meski jadwal peluncurannya di Tanah Air belum diumumkan.