Apple memperbarui Pedoman Peninjauan App Store sebagai bagian dari upaya memerangi aplikasi berbahaya. Dalam pembaruan tersebut, perusahaan memperluas daftar jenis aplikasi dengan konten tertentu yang dapat dihapus dari App Store tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Perubahan terbaru ini terutama menyoroti aplikasi percakapan (chat) yang bersifat anonim atau acak. Jenis aplikasi tersebut kini masuk dalam kategori aplikasi yang dinilai “tidak pantas” dan dapat dihapus segera.
Dalam pedoman yang diperbarui, Apple juga menegaskan aspek keamanan melalui bab khusus. Pengembang diwajibkan menyediakan alat untuk melaporkan konten yang tidak pantas serta melakukan penyaringan aktif terhadap materi yang melanggar aturan.
Sebelumnya, daftar aplikasi yang dapat dihapus segera mencakup aplikasi yang terutama digunakan untuk pornografi, ancaman, atau perundungan. Kini, Apple menambahkan aplikasi chat anonim atau acak ke dalam daftar tersebut.
Apple belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan perubahan aturan ini. Namun, melihat langkah-langkah sebelumnya, pembaruan tersebut diperkirakan terkait dengan upaya perlindungan yang lebih baik bagi anak di bawah umur. Di masa lalu, aplikasi sejenis OmeTV pernah dihapus dari App Store dan Google Play setelah regulator memperingatkan risiko yang terkait dengan anonimitas dalam layanan chat bagi anak-anak.
Di sisi lain, pembaruan ini muncul di tengah konteks yang lebih luas. Dalam setahun terakhir, Apple mendapat kritik terkait penghapusan aplikasi yang digunakan dalam protes serta penggunaan alasan “konten yang tidak pantas” yang dinilai samar. Dengan rumusan aturan yang lebih spesifik, pedoman baru ini dinilai dapat memberikan dasar yang lebih jelas untuk keputusan penghapusan serupa pada masa mendatang.
App Store juga terus menjadi sorotan. Meski Apple disebut lebih sering menyaring aplikasi yang tidak pantas dibanding Google, masalah tetap muncul, termasuk aplikasi yang tampak seperti editor foto tetapi sebenarnya penipuan yang bertujuan mengambil uang pengguna, serta persoalan aplikasi tiruan (salinan) dari aplikasi yang sudah dikenal.