Maraknya aktivitas digital turut diiringi meningkatnya kasus penipuan melalui perangkat yang digunakan sehari-hari, baik lewat platform komunikasi maupun aplikasi dan game. Salah satu yang belakangan ramai dibicarakan adalah kemunculan berbagai aplikasi yang mengklaim dapat menghasilkan saldo DANA.
Klaim keuntungan tersebut kerap menarik perhatian publik. Umumnya, pengguna dijanjikan imbalan setelah menyelesaikan aktivitas tertentu atau menuntaskan misi yang tersedia di dalam aplikasi. Namun, tidak semua aplikasi penghasil dana benar-benar aman dan terbukti membayar. Sebagian di antaranya justru berpotensi scam dan merugikan pengguna.
Karena itu, kehati-hatian dan edukasi diperlukan untuk membedakan aplikasi yang benar dari yang palsu. Salah satu cara yang dinilai ampuh adalah mengenali pola dan ciri-ciri yang umum muncul pada modus penipuan.
Ciri-ciri aplikasi penghasil dana yang patut dicurigai (scam):
1) Menjanjikan penghasilan besar dalam waktu singkat.
2) Meminta pengguna membayar terlebih dahulu, misalnya dengan alasan deposit atau biaya pendaftaran.
3) Menetapkan minimum penarikan saldo yang tinggi.
4) Hanya tersedia dalam bentuk file APK dari tautan tertentu, bukan melalui kanal unduhan resmi.
5) Rincian identitas aplikasi tidak jelas.
6) Ulasan aplikasi terlihat dibuat-buat atau seragam.
Salah satu kesalahan umum yang membuat banyak orang mudah terkecoh adalah mempercayai tawaran keuntungan sangat tinggi dalam waktu singkat. Pola semacam ini disebut sebagai ciri utama yang sering muncul dalam penipuan digital belakangan.