Pengajuan penurunan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kini dapat dilakukan lebih praktis melalui layanan online di aplikasi Cek Bansos. Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data kesejahteraan secara mandiri agar status sosial ekonomi yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.
DTSEN merupakan basis data resmi yang memuat informasi kondisi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia. Data ini digunakan Kementerian Sosial sebagai acuan utama dalam menetapkan penerima berbagai program bantuan sosial (bansos).
Memahami desil dalam DTSEN
Dalam DTSEN, penduduk dikelompokkan ke dalam sistem desil, yaitu pembagian menjadi sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 menggambarkan kelompok paling rentan, sedangkan desil 10 merupakan kelompok paling sejahtera.
Setiap warga negara yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) otomatis masuk ke salah satu dari 10 desil tersebut. Data desil ini diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sekali agar tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi terbaru.
Cara mengajukan penurunan desil DTSEN secara online
Data DTSEN bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan dapat dipengaruhi faktor demografis seperti kelahiran dan kematian, maupun kondisi ekonomi yang meningkat atau menurun. Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan perubahan desil, baik kenaikan maupun penurunan.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Pusdatin Kementerian Sosial (@pusdatinkesos) yang dikutip dari tirto, berikut langkah-langkah mengajukan penurunan desil DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos:
1) Unduh aplikasi Cek Bansos melalui ponsel.
2) Masuk menggunakan akun terdaftar. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
3) Setelah login, pilih menu “Usulan Pembaruan”.
4) Isi formulir dan pertanyaan sesuai kondisi ekonomi terbaru.
5) Selanjutnya, Pendamping Sosial akan melakukan kunjungan ke rumah untuk memverifikasi kebenaran data yang diajukan.
Cara mengajukan penurunan desil DTSEN secara offline
Selain melalui aplikasi, pembaruan desil dapat diajukan secara langsung. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
1) Datang ke kantor desa atau kelurahan setempat, atau ke Dinas Sosial.
2) Sampaikan maksud untuk memperbarui data DTSEN kepada petugas.
3) Petugas akan melakukan survei lapangan untuk menilai kondisi ekonomi pengusul.
Setelah survei dilakukan, data hasil verifikasi akan diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan ulang. Karena pemutakhiran dilakukan setiap tiga bulan, masyarakat perlu menunggu hingga status desil terbaru ditetapkan.
Cara mengecek desil DTSEN terbaru
Setelah mengajukan penurunan desil, masyarakat dapat memantau apakah data sudah diperbarui. Pengecekan ini penting karena berpengaruh terhadap status sebagai penerima bansos.
1) Cek desil DTSEN melalui website resmi
Berikut langkah-langkah pengecekan melalui situs Cek Bansos Kemensos:
1) Akses https://cekbansos.kemensos.go.id/.
2) Pilih wilayah sesuai data KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan).
3) Masukkan nama lengkap sesuai identitas.
4) Ketik kode captcha yang tersedia.
5) Klik “Cari Data” untuk melihat informasi desil terbaru.
2) Cek desil DTSEN lewat aplikasi Cek Bansos
Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi dengan langkah berikut:
1) Unduh aplikasi resmi Cek Bansos.
2) Pilih menu “Buat Akun Baru”, isi data diri, lalu unggah foto KTP serta swafoto bersama KTP.
3) Tunggu proses verifikasi dari admin Kemensos melalui email.
4) Login ke aplikasi setelah akun aktif.
5) Masuk ke menu “Profil” untuk melihat detail data kesejahteraan dan posisi desil dalam DTSEN.
Ringkasan
Penurunan desil DTSEN dapat diajukan apabila kondisi ekonomi mengalami penurunan. Proses pengajuan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos atau secara langsung ke desa/kelurahan maupun Dinas Sosial setempat. Setelah pengajuan, data akan diverifikasi oleh pendamping sosial dan diperingkat ulang oleh BPS setiap tiga bulan. Masyarakat dapat mengecek status desil secara berkala melalui website atau aplikasi Cek Bansos Kemensos.