BERITA TERKINI
FMIPA UNJ Gelar Equity in Excellence untuk Perkuat Kolaborasi Akademisi dan Industri

FMIPA UNJ Gelar Equity in Excellence untuk Perkuat Kolaborasi Akademisi dan Industri

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta (FMIPA UNJ) menggelar kegiatan bertema “Equity in Excellence: Celebrating Partnership by Bridging Academia and Industry” di Ballroom Hotel Naraya by UNJ, Jakarta, pada 28 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan FMIPA UNJ berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sebagai upaya memperkuat kemitraan antara kampus dan dunia industri.

Ketua Pelaksana kegiatan dari FMIPA UNJ, Ari Hendarno, mengatakan forum tersebut dirancang sebagai wadah strategis untuk mempertemukan mitra industri dan pemangku kepentingan dengan akademisi UNJ. Menurutnya, pertemuan ini juga menjadi ruang dialog untuk mendalami kebutuhan serta tantangan dunia kerja ke depan, sekaligus merefleksikan peran akademik dalam menjawab tantangan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, Prof. Fahrurrozi, menyampaikan amanat Rektor UNJ berupa permohonan maaf sekaligus apresiasi kepada para mitra dari dunia usaha dan industri, pemerintah daerah, yayasan, serta pihak-pihak yang hadir. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNJ membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar semakin banyak pihak mengenal potensi UNJ.

Prof. Fahrurrozi juga menyoroti posisi UNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), salah satu dari total 23 PTNBH di Indonesia. Ia menyebut terdapat dua aspek penting untuk menjaga stabilitas di era PTNBH, yakni kemandirian dan reputasi internasional. Menurutnya, UNJ dituntut mandiri secara finansial dan unggul dalam sumber daya riset, sehingga perlu terus menggali potensi kerja sama yang saling menguntungkan.

Dari sisi reputasi, ia menyampaikan UNJ tercatat masuk dalam sejumlah pemeringkatan internasional, antara lain World University Rankings (WUR), Times Higher Education World University Rankings (THE WUR), dan UI GreenMetric. Berdasarkan rilis WUR, UNJ menempati peringkat 8 nasional dalam bidang pendidikan, sementara dalam bidang sosial masuk 21 perguruan tinggi terbaik nasional.

Dekan FMIPA UNJ, Nasbey, memperkenalkan program studi serta perkembangan FMIPA dalam merespons tantangan global untuk melahirkan sumber daya manusia unggul. Ia menyatakan program studi di FMIPA UNJ telah memperoleh akreditasi nasional dan internasional, serta menjalin berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga. Melalui pertemuan tersebut, FMIPA berharap dapat memperluas jaringan kemitraan strategis.

Nasbey menambahkan, FMIPA saat ini memfokuskan pengembangan pada kurikulum adaptif, riset produktif, pembelajaran inovatif, serta peningkatan fasilitas. Ia juga berharap masukan dari mitra industri dapat memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Ke depan, FMIPA UNJ menargetkan integrasi kurikulum dengan praktik industri dan teknologi terkini, penguatan kompetensi lulusan melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis kebutuhan industri, serta komersialisasi hasil riset melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk pengembangan riset terapan untuk industri kreatif dan ekonomi hijau serta inkubasi start-up.

Dari pihak industri, Puji Suharmanto selaku perwakilan PT Inovasi Digital Semesta mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pemahaman data sains penting sebagai basis data yang kuat. Menurutnya, sejumlah aspek data sains yang perlu dipahami mencakup penelitian sosial baik kualitatif maupun kuantitatif, AI modeling, serta hal-hal yang berkaitan dengan big data.

Puji juga menyoroti pentingnya soft skills dalam dunia kerja, terutama sikap inisiatif. Ia menyebut kemampuan seperti agility dan adaptasi perlu menjadi perhatian dalam pembelajaran karena relevan dengan tuntutan kerja.

Selain diskusi, kegiatan ini turut diramaikan pameran yang menampilkan produk riset, karya mahasiswa, serta berbagai prestasi fakultas. Melalui Equity in Excellence, UNJ berharap kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis dari berbagai industri dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.