Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong terus mendorong peningkatan minat baca pelajar melalui program Giat Literasi Tabalong (GLT). Kegiatan ini menyasar siswa sekolah dasar di Kecamatan Banua Lawas, dengan fokus memberikan edukasi tentang pentingnya literasi sekaligus menumbuhkan semangat anak-anak agar lebih dekat dengan buku di tengah pengaruh gawai dan media sosial.
GLT dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, di dua sekolah, yakni SDN Purai dan SDN Banua Rantau. Dalam kegiatan tersebut, Dispersip Tabalong menghadirkan narasumber Duta Baca Kabupaten Tabalong, Maulida, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya literasi serta manfaatnya bagi masa depan anak.
Maulida menilai peningkatan literasi saat ini menjadi tantangan tersendiri karena tingginya penggunaan smartphone dan media sosial di kalangan anak-anak. Melalui GLT, ia berharap kebiasaan membaca dapat tumbuh kembali, meski dimulai dari durasi yang singkat.
“Dari kegiatan ini harapannya tentu anak-anak itu mau membuka buku, yang awalnya hanya membuka handphone atau media sosial, mereka mau walau sebentar, lima sampai sepuluh menit, untuk membuka kembali buku-bukunya. Jadi harapannya mereka bisa berubah dari kebiasaan sebelumnya suka membuka HP menjadi mau membaca buku,” ujar Maulida.
Kegiatan GLT diikuti dengan antusias oleh para siswa. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan aktivitas yang bersifat menyenangkan seperti menonton video dan mengikuti gerakan bersama.