Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) terus mendorong pemerataan akses digital hingga ke wilayah pedesaan. Upaya tersebut diwujudkan lewat program Kampung Internet yang kini menjangkau sejumlah desa di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu wilayah yang menjadi fokus adalah Desa Setanggor. Desa yang memiliki potensi di sektor pariwisata, kuliner, dan pendidikan ini sebelumnya masih terbatas dalam akses internet. Melalui program tersebut, kini tersedia 66 titik akses internet untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memasarkan produk ke luar daerah hingga mancanegara.
Program Kampung Internet disebut bertujuan memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal akibat keterbatasan konektivitas. Pemerintah menilai kehadiran internet menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain Desa Setanggor, program serupa juga diterapkan di Desa Jeruk Manis. Di desa ini, tersedia sekitar 70 titik akses internet yang dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan ekonomi, tetapi juga layanan kesehatan. Warga dapat mengakses informasi pemeriksaan kesehatan, termasuk layanan bagi ibu hamil, serta informasi BPJS secara daring.
Kehadiran internet juga disebut berdampak pada peningkatan kunjungan wisata, seiring semakin mudahnya promosi potensi desa kepada publik. Pemerintah menegaskan penguatan infrastruktur digital di daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan transformasi digital nasional, sekaligus membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.