BERITA TERKINI
Pemkab Buol Dorong Percepatan Infrastruktur Digital dan Pemerataan Akses Internet

Pemkab Buol Dorong Percepatan Infrastruktur Digital dan Pemerataan Akses Internet

Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta pemerataan akses telekomunikasi dan internet, terutama di wilayah yang masih mengalami blank spot.

Wakil Bupati Buol Moh Nasir Dj Daimaroto menegaskan pemerataan akses internet menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi daerah yang belum terjangkau layanan. Ia menyebut percepatan pembangunan infrastruktur digital merupakan bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.

Menurut Nasir, pemerintah daerah telah berkunjung ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membahas pembangunan base transceiver station (BTS) di Desa Wisata Mendaan, khususnya Dusun Tanjung Dako.

Ia juga menyampaikan perlunya penambahan akses internet di kantor-kantor desa serta sekolah-sekolah yang sudah terdaftar dalam aplikasi PASTI namun belum terlayani. Selain itu, pemerintah daerah mendorong reaktivasi bantuan akses internet dari BAKTI yang saat ini sudah tidak aktif.

Terkait rencana reaktivasi akses internet pada 83 lokasi yang diusulkan, Nasir mengatakan pemerintah daerah akan segera memfasilitasi validasi ulang. Validasi ini diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang saat ini telah berada dalam jangkauan jaringan fiber optik.

Nasir menambahkan, pemerintah daerah menyusun skala prioritas dengan mempertimbangkan kebijakan efisiensi anggaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Untuk rencana pembangunan BTS di Desa Modo dan Desa Molangato, ia menyebut lokasi tersebut akan kembali disurvei oleh tim teknis dari penyedia layanan dengan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika setempat sebagai pendamping teknis daerah.

Sementara itu, rencana penambahan atau relokasi BTS di kawasan wisata Tanjung Dako juga akan ditindaklanjuti melalui survei lapangan oleh BAKTI Komdigi. Hasil survei tersebut akan menjadi bahan pertimbangan penetapan prioritas, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran saat ini.

Nasir menyatakan pemerintah daerah akan terus mengawal dan menindaklanjuti setiap tahapan yang diperlukan agar program pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BAKTI Komdigi dapat mempercepat penuntasan wilayah blank spot di Kabupaten Buol serta mendukung transformasi digital daerah menuju pelayanan publik yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.