BERITA TERKINI
Perbandingan Investasi Emas Digital di DANA dan Emas Fisik: Memahami Mekanisme dan Perbedaannya

Perbandingan Investasi Emas Digital di DANA dan Emas Fisik: Memahami Mekanisme dan Perbedaannya

Emas kembali menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak dilirik pada awal 2026. Di tengah minat tersebut, muncul pertanyaan yang kerap berulang: lebih baik membeli emas fisik batangan yang dapat disimpan sendiri, atau memilih emas digital melalui aplikasi seperti DANA yang menawarkan kemudahan transaksi?

Untuk menilai mana yang lebih menguntungkan, langkah pertama adalah memahami apa yang sebenarnya dibeli dari masing-masing pilihan, karena mekanisme kepemilikannya berbeda.

Emas fisik merupakan logam mulia—umumnya merek Antam atau Lotus Archi—yang dibeli di toko emas atau butik logam mulia. Setelah pembayaran, pembeli membawa pulang kepingan emas beserta sertifikatnya. Kepemilikan dalam bentuk barang nyata sering dianggap memberi rasa aman tersendiri bagi sebagian orang.

Sementara itu, emas di aplikasi DANA (eMAS) adalah investasi emas digital yang merupakan hasil kerja sama DANA dengan Pluang. Dalam skema ini, pengguna membeli emas dalam bentuk saldo digital. Kepemilikan emas disebut bersifat legal dan berada dalam pengawasan Bappebti. Nilai saldo mengikuti pergerakan harga emas dunia secara real-time.

Dari sisi kemudahan, emas digital di aplikasi dinilai unggul karena transaksi dilakukan secara praktis tanpa perlu menyimpan fisik emas. Namun, perbandingan untung-rugi pada akhirnya tetap bergantung pada kebutuhan, preferensi, dan tujuan masing-masing investor.