BERITA TERKINI
Pesan Persembahan Dewa Dapur via Aplikasi Jadi Tren Baru Jelang Tết

Pesan Persembahan Dewa Dapur via Aplikasi Jadi Tren Baru Jelang Tết

Menjelang Tết (Tahun Baru Imlek), terutama sekitar tanggal 23 bulan ke-12 kalender lunar, banyak keluarga biasanya disibukkan dengan persiapan persembahan untuk Dewa Dapur dan Dewa Kompor. Namun dalam beberapa tahun terakhir, muncul tren baru berupa layanan pemesanan dan pengantaran persembahan melalui aplikasi atau platform online yang dinilai lebih praktis bagi keluarga modern.

Alih-alih berbelanja ke pasar, menyiapkan bahan, dan memasak selama berjam-jam, sebagian keluarga—terutama kalangan muda dan pekerja kantoran—memilih memesan paket persembahan siap antar. Melalui beberapa langkah sederhana, pengguna dapat menentukan menu, jumlah hidangan, hingga waktu pengiriman sesuai kebutuhan.

Layanan ini umumnya menawarkan paket yang telah dirancang dengan rentang harga beragam, dari pilihan yang lebih terjangkau hingga paket premium. Isi paket biasanya mencakup hidangan tradisional yang familier, seperti ayam rebus, nasi ketan, sup rebung, sosis babi, lumpia goreng, bola-bola nasi ketan dalam kuah manis, atau bubur nasi manis. Komposisinya dapat disesuaikan dengan adat setempat di masing-masing daerah.

Salah satu daya tarik utama layanan tersebut adalah upaya mempertahankan cita rasa masakan rumahan yang otentik, tetapi disajikan dengan tampilan yang lebih modern. Sejumlah penyedia menekankan pemilihan bahan segar dan pengolahan sesuai resep keluarga agar menghadirkan nuansa akrab seperti masakan rumah.

Selain soal rasa, penyajian juga menjadi perhatian. Persembahan ditata rapi dan menarik secara visual, memadukan gaya modern tanpa meninggalkan unsur tradisi. Beberapa layanan bahkan turut membantu menyiapkan perlengkapan persembahan, seperti topi dan jubah untuk Dewa Dapur, ikan mas, serta memberikan saran penataan nampan persembahan sesuai kebiasaan.

Di media sosial, respons pengguna disebut cukup kuat. Banyak orang membagikan pengalaman positif menggunakan layanan “sekali sentuh” ini dan menilainya cocok untuk gaya hidup yang sibuk, terutama bagi keluarga kecil atau mereka yang memiliki waktu terbatas untuk memasak. Foto-foto hidangan yang tertata dan diantar ke rumah juga kerap menjadi bahan interaksi warganet menjelang akhir tahun.

Meski menawarkan kemudahan, konsumen tetap disarankan selektif sebelum memesan. Memilih penyedia yang bereputasi baik, menjamin keamanan dan kebersihan makanan, serta memiliki ulasan pelanggan yang positif menjadi hal penting. Pemesanan lebih awal juga dianjurkan untuk menghindari kepadatan permintaan pada periode puncak menjelang upacara Dewa Dapur dan Dewa Kompor.

Perkembangan layanan pengantaran hidangan tradisional Tết ini menunjukkan kecenderungan baru dalam memadukan teknologi dengan praktik budaya. Bagi sebagian keluarga, layanan tersebut menjadi solusi fleksibel untuk menjaga kelengkapan ritual tradisional di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat.