BERITA TERKINI
Program Kampung Internet Komdigi Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan di Desa Jeruk Manis

Program Kampung Internet Komdigi Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan di Desa Jeruk Manis

Program Kampung Internet yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) disebut membawa dampak nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur. Akses internet yang semakin baik memudahkan tenaga kesehatan dan warga memanfaatkan layanan digital untuk menunjang pelayanan kesehatan.

Dengan konektivitas yang lebih stabil, tenaga kesehatan di desa tersebut dapat menggunakan berbagai platform digital, mulai dari konsultasi jarak jauh (telemedicine), pencatatan data pasien secara elektronik, hingga mengakses informasi medis terkini.

Bidan Pos Kesehatan Desa Jeruk Manis, Septika Lestari, mengatakan keberadaan internet membantu mempercepat koordinasi layanan kesehatan di wilayahnya. “Saya ucapkan terima kasih kepada Komdigi, karena (program) ini sangat luar besar sekali pengaruhnya di desa ini. Kami rasa internet itu sekarang bukan hanya sekadar alat komunikasi, tapi sebagai jembatan atau penghubung antara keterbatasan dengan layanan kesehatan dan pendidikan,” kata Septika di Pos Kesehatan Desa Jeruk Manis, Rabu (22/4/2026).

Menurut Septika, internet memungkinkan petugas kesehatan membuat dan mengirim laporan layanan secara real time. “Jadi setiap kita memeriksa ibu hamil, kunjungan nifas, atau kunjungan bayi yang baru lahir, kita langsung laporkan melalui aplikasi,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah aplikasi yang digunakan petugas puskesmas, antara lain e-Puskesmas, Gizi KIA, dan P-Care (Primary Care) BPJS Kesehatan. Aplikasi tersebut dinilai mendukung percepatan serta meningkatkan akurasi pelayanan.

Selain pelaporan, Septika menambahkan, petugas pos kesehatan desa kini lebih mudah berkomunikasi dengan rumah sakit rujukan, mengakses data pasien, serta memperoleh informasi penanganan medis terbaru secara cepat dan akurat.

Di sisi lain, masyarakat juga mulai memanfaatkan internet untuk mencari informasi kesehatan yang kredibel, termasuk pencegahan penyakit, pola hidup sehat, hingga layanan kesehatan yang tersedia. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan.

Septika menjelaskan, sebelum adanya bantuan akses internet dari Komdigi, petugas pos kesehatan menghadapi kendala komunikasi dan pelaporan. “Kalau dulu itu mungkin karena kita daerah paling ujung utara, jadi untuk jaringan telepon saja susah. Untuk kirim laporan pun kami harus keluar cukup jauh untuk mencari sinyal,” katanya.

Dengan hadirnya Program Kampung Internet, layanan kesehatan di Desa Jeruk Manis disebut menjadi lebih cepat, terintegrasi, dan responsif, sekaligus memperkuat upaya pemerataan layanan kesehatan berbasis digital hingga ke wilayah terpencil.

Sumber: infopublik.id