JAKARTA – Sejumlah ahli pendidikan dan guru dari berbagai daerah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menilai kehadiran para guru itu penting untuk menjawab narasi dalam dakwaan yang menjeratnya.
“Sidang yang paling emosional buat saya. Karena tujuh guru dari Aceh sampai Papua, semuanya terbang ke sini untuk memberikan kesaksian mengenai bagaimana Chromebook mengubah pola belajar-mengajar di dalam ruang kelas mereka masing masing,” kata Nadiem.
Sidang lanjutan tersebut digelar pada Selasa, 21 April 2026. Dalam persidangan, para guru menyampaikan bahwa Chromebook dinilai bermanfaat untuk pembelajaran dan tetap dapat digunakan meski koneksi internet terbatas.
Salah satu saksi, Denny Adelyta Tofani Novitasari, guru di Kota Sorong, Papua Barat Daya, mengatakan perangkat itu membantu pembelajaran berbasis praktik. Ia menuturkan, kegiatan praktik kimia secara virtual dapat dilakukan menggunakan Chromebook, terlebih karena perangkat yang digunakan sudah layar sentuh. “Biasanya saya mengajak siswa untuk melakukan praktek Kimia secara virtual dan itu bisa dilakukan menggunakan Chromebook karena kami punya yang sudah touchscreen jadi itu lebih memudahkan anak-anak untuk memahami pembelajaran,” katanya.
Saksi lain, Muhamad Firman, mantan guru di Kalimantan Barat, mengaku memanfaatkan Chromebook di wilayah 3T dengan keterbatasan jaringan dan listrik. Menurutnya, saat itu sinyal tersedia namun sangat terbatas, sementara listrik mengandalkan tenaga surya. Ia menggunakan Chromebook untuk mengajar matematika, antara lain melalui Google Slide untuk presentasi dan Google Spreadsheet untuk membuat grafik dan tabel, dengan pemakaian secara luring. “Saya menggunakan itu secara offline,” ujarnya.
Adapun Arby William Mamangsa, yang juga Kepala Sekolah di Sorong, menyatakan Chromebook tetap berfungsi dengan baik meski telah digunakan bertahun-tahun dan dapat dipakai secara offline.