BERITA TERKINI
UNSRI dan BRIN Sepakati Kerja Sama Sinergi Distribusi Informasi Riset dan Inovasi

UNSRI dan BRIN Sepakati Kerja Sama Sinergi Distribusi Informasi Riset dan Inovasi

Universitas Sriwijaya (UNSRI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait sinergi distribusi informasi di bidang riset dan inovasi. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat 1 KPA Kampus UNSRI Bukit Palembang, Kamis (30/10/2025).

PKS tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni UNSRI, Dr. Joni Arliansyah, S.T., M.T., serta Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan Sekretariat Utama BRIN, Yudho Baskoro, S.Sos., M.Si., M.P.P.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Alfitri, M.Si., Kepala Kantor Humas dan Protokol Dr. Nurly Meilinda, S.I.Kom., M.I.Kom., beserta para kepala divisi dan tim humas UNSRI. Dari BRIN hadir Kepala Hubungan Antar Lembaga Ir. Jasyanto, MM, Prahum Ahli Madya Yusuar, SH, Prahum Ahli Madya Muhammad Fadly Suhendra, Penelaah Teknis Kebijakan Muhammad Ade Ludfi Fahrizal, dan Prahum Ahli Pertama Puput Setioko. Perwakilan mitra perguruan tinggi, yakni Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dan Universitas PGRI Palembang (UPGRI), juga turut hadir.

Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat kolaborasi kehumasan dalam bidang riset dan inovasi. Ruang lingkupnya meliputi penyediaan fasilitas media promosi hasil riset dan inovasi; pengelolaan dan pengemasan informasi terkait hasil riset dan inovasi; penyampaian informasi terkait sarana dan prasarana; pemberian informasi terkait kepakaran sumber daya manusia; pelaksanaan seminar dan workshop terkait kehumasan di bidang riset dan inovasi; serta penyediaan fasilitas pendukung untuk kegiatan seminar dan workshop tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Alfitri menyampaikan apresiasi sekaligus optimisme atas kolaborasi yang dibangun. Ia menekankan pentingnya penyebaran informasi terkait penelitian dan riset, serta peluang pengembangan kerja sama lain ke depan agar hasil riset dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Prof. Alfitri juga mengingatkan agar kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan, melainkan ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Ia menyebut harapannya agar kolaborasi ini dapat melahirkan solusi atas persoalan masyarakat, termasuk isu sampah dan lingkungan. Ia mencontohkan praktik pengelolaan sampah di negara maju seperti Jepang yang menurutnya didukung riset dan inovasi berkelanjutan.

Sementara itu, Ir. Jasyanto menyampaikan harapan agar informasi mengenai BRIN yang tersampaikan secara luas dapat memberi dampak dan manfaat dari hasil riset yang ada, termasuk optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana riset BRIN. Ia juga menilai keterbukaan informasi mengenai kepakaran peneliti dan nonpeneliti BRIN dapat mendorong kolaborasi riset dan penyelesaian masalah sesuai bidang keahlian, sehingga BRIN dapat berperan sebagai pemberi solusi.

Ia menambahkan, kolaborasi di bidang komunikasi kehumasan juga membuka ruang berbagi pengalaman dalam pengelolaan informasi dan menghadapi persoalan keterbukaan informasi, yang diharapkan memperkuat kerja tim kehumasan. Menurutnya, PKS ini turut diarahkan untuk membentuk jejaring komunikasi riset dan inovasi secara nasional, sekaligus memberikan masukan bagi pengelolaan informasi riset di BRIN dan Indonesia.

Dalam paparannya, Ir. Jasyanto memperkenalkan sejumlah kanal informasi BRIN, termasuk situs brin.go.id yang memuat fitur informasi bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat, serta kanal ppid.brin.go.id untuk interaksi permintaan informasi.