Jakarta — Valbury Asia Futures (Valbury) mengawali 2026 dengan memperkuat layanan multi aset di platformnya. Melalui pengembangan ini, nasabah dapat melakukan diversifikasi portofolio ke berbagai instrumen investasi, seperti forex, komoditas, serta saham dari bursa Amerika Serikat.
Valbury menyatakan penguatan layanan tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem terpadu. Dengan konsep multi aset, investor maupun trader dapat mengelola seluruh aset dalam satu aplikasi, sehingga aktivitas pengelolaan portofolio dan trading menjadi lebih praktis.
Penambahan instrumen saham AS disebut menjadi salah satu fokus Valbury pada 2026 dalam perluasan layanan. Melalui aplikasi Valbury, investor kini dapat mengakses pergerakan pasar saham global dan berinvestasi pada perusahaan-perusahaan terkemuka dunia, seperti Nvidia, Microsoft, Apple, dan Amazon.
Head of Marketing and Communication Valbury, Caroline Haryono, mengatakan kehadiran saham AS merupakan bagian dari investasi teknologi sekaligus proyek perusahaan untuk membangun ekosistem multi aset bagi berbagai profil pengguna, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.
“Hadirnya instrumen ini adalah perwujudan dari visi kami untuk memberikan akses investasi yang lebih luas dan tidak terbatas. Itulah mengapa kami menyebut kehadiran saham AS sebagai diversifikasi #LebihLuas,” ujar Caroline dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Caroline juga menyebut platform trading Valbury mengusung antarmuka yang ramah pengguna dan mudah dinavigasi sesuai preferensi pengguna.
Selain memperluas instrumen, Valbury sebelumnya meningkatkan layanan operasional dengan menghadirkan Virtual Account (VA) BRI. Fitur VA dan instant withdrawal melalui BRI ini melengkapi layanan yang telah tersedia, sehingga nasabah memiliki pilihan bank untuk top-up maupun penarikan dana dengan lebih cepat.
Valbury menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra terpercaya bagi investor dan trader di Indonesia. Perusahaan menyebut pengalaman lebih dari 30 tahun, regulasi yang ketat, serta teknologi yang digunakan menjadi landasan untuk memastikan aktivitas trading berjalan profesional, transparan, dan aman bagi nasabah.