Vingroup Group berencana menjalankan program pelatihan kecerdasan buatan (AI) berbasis praktik untuk karyawan dan talenta dalam dua tahun ke depan. Program ini menargetkan pelatihan 10.000 hingga 20.000 profesional AI yang dinilai siap memenuhi kebutuhan penerapan di dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.
Program pelatihan tersebut terbuka bagi individu yang memenuhi persyaratan penerimaan dan telah lulus dari universitas, perguruan tinggi, atau sekolah kejuruan pada bidang yang berkaitan erat dengan AI. Peserta akan mendapatkan pelatihan tanpa biaya serta tunjangan bulanan sebesar 8 juta VND selama masa studi.
Rangkaian pelatihan mencakup pembelajaran teori selama 12 minggu yang dikombinasikan dengan penerapan praktik untuk membangun keterampilan langsung. Skema ini ditujukan agar peserta mampu menghadapi situasi kerja nyata segera setelah menyelesaikan kursus.
Melalui VinUni University serta perusahaan teknologi dalam ekosistemnya, Vingroup akan menyusun program pelatihan yang terstruktur dan berfokus pada pemecahan persoalan dunia nyata. Selain mengikuti kelas teori di VinUni, peserta juga akan memperoleh kesempatan berlatih dan menerima pembinaan melalui pekerjaan sehari-hari di perusahaan teknologi yang berada dalam ekosistem Vingroup.
Peserta dengan capaian akademik sangat baik akan diseleksi untuk mengikuti pelatihan lanjutan berkelanjutan yang ditujukan bagi calon ahli, insinyur, dan pemimpin proyek AI pada bidang-bidang khusus. Setelah menyelesaikan pelatihan tingkat lanjut, peserta berpeluang direkrut secara resmi ke perusahaan-perusahaan di bawah Vingroup Group atau mencari kesempatan kerja di perusahaan teknologi dan korporasi terkemuka di Vietnam.
Vingroup menyatakan program ini tidak hanya ditujukan untuk mencari dan merekrut talenta serta meningkatkan kualitas tenaga kerja yang ada, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan tenaga kerja AI yang lebih terampil untuk mendukung kebutuhan pembangunan Vietnam.
Pendaftaran angkatan pertama dijadwalkan dibuka pada 1–10 Februari 2026 di VinUni University, dengan kapasitas maksimal 500 peserta dan kelas dimulai segera setelahnya. Program ini direncanakan terus berjalan dengan pembukaan pendaftaran pada gelombang berikutnya, dengan target total hingga 20.000 peserta dalam dua tahun.