BERITA TERKINI
VinSmart Future Tawarkan Model Super App untuk Atasi Kelelahan Pengguna Akibat Banyak Aplikasi di Vietnam

VinSmart Future Tawarkan Model Super App untuk Atasi Kelelahan Pengguna Akibat Banyak Aplikasi di Vietnam

Menumpuknya aplikasi di ponsel pintar kian memunculkan keluhan baru di kalangan pengguna Vietnam. Alih-alih mempermudah aktivitas harian, banyaknya aplikasi justru membuat pengalaman penggunaan terasa semakin berantakan karena pengguna harus terus berpindah layanan, mengingat banyak akun, melakukan verifikasi berulang, hingga menerima notifikasi yang tidak diperlukan.

Dalam keseharian, pengguna dapat berganti-ganti antara aplikasi transportasi, manajemen apartemen, perbankan, dompet elektronik, kesehatan, pendidikan, hingga belanja. Meski masing-masing aplikasi dirancang untuk kebutuhan spesifik, layanan-layanan tersebut sering beroperasi seperti “pulau” yang terpisah. Fragmentasi ini dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko data karena informasi tersebar di terlalu banyak platform. Di titik ini, persoalannya disebut bukan lagi kekurangan aplikasi, melainkan kurangnya konektivitas cerdas antar layanan.

Ngo Duc Hai, pendiri sebuah perusahaan teknologi di Hanoi, menilai kondisi tersebut sebagai persoalan sistemik di pasar aplikasi saat ini. Menurutnya, pengguna membutuhkan lapisan koneksi yang cukup cerdas untuk mengonsolidasikan berbagai kebutuhan menjadi pengalaman yang mulus. Hai juga menilai sejumlah model “aplikasi super” yang muncul di Vietnam masih terbatas pada layanan tertentu, seperti pengantaran dan pemesanan makanan. “Aplikasi super sejati harus terhubung dengan banyak kebutuhan pengguna di dunia nyata, bukan sekadar kumpulan beberapa fitur,” ujarnya.

Di tengah situasi itu, muncul pembicaraan di sejumlah grup pengguna online mengenai “aplikasi super” bernama V-App. Berdasarkan unggahan di komunitas tersebut, V-App disebut sebagai aplikasi baru yang dikembangkan VinSmart Future, unit teknologi dari Vingroup. Sejumlah pengguna menggambarkan V-App sebagai aplikasi yang hampir “serba guna”, dengan layanan mulai dari transportasi online dan pesan antar makanan hingga pembelian kendaraan listrik, penyewaan rumah, perjalanan, saran kesehatan, serta pencarian stasiun pengisian daya kendaraan listrik. Aplikasi ini juga disebut memuat informasi seperti petunjuk arah, penawaran terintegrasi di Vincom, serta pembaruan acara di Vietnam Exhibition Center (VEC).

Konsep yang ditawarkan menekankan akses berbagai layanan dalam satu aplikasi, sehingga pengguna tidak perlu mengelola banyak aplikasi terpisah. Minh Tuan, pengguna di Hanoi, menilai pendekatan ini berpotensi memudahkan bukan hanya pelanggan dalam ekosistem Vingroup, tetapi juga pengguna lain. Ia menyoroti bahwa daya tariknya tidak semata pada jumlah fitur, melainkan pada keterhubungan antar layanan. Menurutnya, ketika pengguna mencari informasi perjalanan atau membaca tentang sebuah acara, mereka dapat langsung beralih ke pemesanan layanan terkait tanpa harus berpindah aplikasi.

Selain layanan gaya hidup, V-App juga disebut mengintegrasikan halaman konten dari sumber berita resmi. Dalam pengalaman yang dibagikan pengguna, pembaca dapat berinteraksi langsung dengan AI di dalam konten berita untuk mengajukan pertanyaan, mencari informasi dalam konteks, atau menerima saran layanan relevan, alih-alih hanya menerima informasi secara pasif.

Menurut berbagai sumber, V-App dijadwalkan resmi diluncurkan secara teknis pada 29 Januari. Dengan klaim kemampuan memenuhi kebutuhan pokok pengguna, aplikasi ini diperkirakan dapat membantu mengurangi beban penggunaan ponsel dan menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna di Vietnam.

Di luar pengguna individu, V-App bersama mitra dan penyedia layanan dalam ekosistemnya juga diharapkan membuka saluran jangkauan pengguna terpadu berbasis data dan konteks dunia nyata. Skema ini disebut dapat mengoptimalkan biaya jangkauan, meningkatkan efisiensi koneksi, serta menjadi fondasi bagi model kolaborasi yang lebih berkelanjutan.