WhatsApp menghadirkan pembaruan yang memperluas fungsi WhatsApp Web. Layanan yang diakses lewat browser kini mulai mendapatkan dukungan panggilan suara dan panggilan video, fitur yang sebelumnya hanya tersedia di aplikasi mobile serta desktop.
Dengan perubahan ini, pengguna dapat melakukan panggilan langsung dari browser tanpa perlu memasang aplikasi tambahan di laptop atau komputer. Namun, peluncuran fitur tersebut masih terbatas dan belum tersedia untuk seluruh pengguna.
Sebelumnya, WhatsApp Web di alamat web.whatsapp.com hanya mendukung pengiriman pesan dan berbagi media. Kini, dukungan panggilan suara dan video mulai digulirkan untuk sebagian pengguna versi beta. Informasi mengenai kehadiran fitur ini sebelumnya dilaporkan oleh WABetaInfo, yang membagikan tangkapan layar tampilan fitur tersebut.
Berdasarkan tangkapan layar itu, ikon kamera video muncul di bagian atas jendela percakapan, sejajar dengan nama kontak dan tombol pencarian. Saat ikon diklik, pengguna akan melihat dua opsi, yakni panggilan suara dan panggilan video. Antarmukanya disebut mirip dengan menu panggilan pada aplikasi WhatsApp versi desktop.
Pengembangan fitur ini disebut telah berlangsung sejak awal 2026 dan mulai terlihat aktif pada Senin (9/2/2026) waktu Amerika Serikat. Meski sudah mulai dirilis untuk pengguna beta, hingga kini pengguna versi stabil maupun beta di Indonesia disebut masih belum mendapatkan aksesnya.
Pada tahap awal, panggilan di WhatsApp Web baru mendukung obrolan individu atau satu lawan satu. Sementara itu, dukungan panggilan grup masih dalam tahap pengembangan. WhatsApp disebut tengah memastikan performa fitur berjalan optimal sebelum dirilis lebih luas, dengan harapan panggilan grup nantinya dapat menampung hingga 32 peserta.
Selain panggilan suara dan video, WhatsApp Web juga dilengkapi fitur berbagi layar (share screen). Fitur ini memungkinkan pengguna menampilkan layar mereka selama panggilan berlangsung, misalnya untuk menjelaskan dokumen, mempresentasikan materi, atau menunjukkan konten tertentu. Namun, opsi berbagi layar hanya tersedia saat panggilan video aktif dan tidak dapat digunakan pada panggilan suara.
Dari sisi keamanan, WhatsApp menyatakan panggilan suara dan video melalui versi web tetap dilindungi enkripsi end-to-end, sama seperti di Android, iOS, dan desktop. Enkripsi ini berbasis protokol Signal dan aktif otomatis, sehingga pengguna tidak perlu melakukan pengaturan tambahan.
Kehadiran fitur panggilan di WhatsApp Web juga dinilai membantu pengguna Linux, mengingat WhatsApp tidak menyediakan aplikasi desktop resmi untuk sistem operasi tersebut. Dengan dukungan panggilan suara dan video lewat browser, pengguna Linux dapat menikmati fungsionalitas yang lebih lengkap tanpa harus beralih ke ponsel.
Bagi pengguna yang sudah kebagian akses, cara melakukan panggilan di WhatsApp Web cukup sederhana: buka WhatsApp melalui browser di alamat resminya, masuk ke akun, buka percakapan individu dengan kontak yang dituju, lalu klik ikon telepon untuk panggilan suara atau ikon kamera untuk panggilan video dan tunggu hingga tersambung. Jika ingin berbagi layar, pengguna perlu berada dalam panggilan video aktif lalu memilih opsi share screen yang tersedia.
Secara keseluruhan, penambahan fitur telepon dan video call di WhatsApp Web menandai langkah pengembangan penting untuk pengalaman komunikasi berbasis browser. Meski masih terbatas untuk pengguna beta dan baru mendukung panggilan individu, fitur ini sudah disertai enkripsi end-to-end serta dukungan berbagi layar.