Xiaomi resmi memperkenalkan Redmi Pad 2 Pro Learning Edition di China. Perangkat ini diposisikan sebagai tablet berbasis AI yang dirancang untuk menunjang kebutuhan pelajar, dengan fokus pada fitur edukasi interaktif, akses materi pembelajaran digital, serta dukungan perangkat keras untuk penggunaan harian.
Redmi Pad 2 Pro Learning Edition merupakan pengembangan dari Redmi Pad 2 Pro versi standar, dengan penambahan kemampuan edukasi yang lebih menonjol. Tablet ini mengusung layar 12,1 inci beresolusi 2,5K dan refresh rate 120Hz. Xiaomi juga menyematkan lapisan kaca matte untuk mengurangi pantulan cahaya agar lebih nyaman digunakan dalam sesi belajar yang panjang.
Dari sisi performa, tablet ini ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4, dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjaga kinerja tetap stabil, termasuk untuk multitasking dan penggunaan aplikasi belajar berbasis AI.
Keunggulan utama perangkat ini ada pada fitur edukasi berbasis AI. Xiaomi membekali tablet ini dengan AI tutor yang dapat berinteraksi secara real-time, sehingga siswa bisa bertanya dan memperoleh penjelasan secara instan. Selain itu, tersedia fitur koreksi tugas otomatis yang dapat memberikan evaluasi serta menunjukkan bagian yang perlu diperbaiki.
Redmi Pad 2 Pro Learning Edition juga menyertakan langganan tiga tahun Xiaomi Education Center. Layanan ini disebut menyediakan akses ke lebih dari 150.000 materi pembelajaran, buku teks digital, serta kurikulum terstruktur.
Dalam paket penjualan, Xiaomi menyertakan stylus dan casing pelindung. Casing tersebut dilengkapi dudukan, slot penyimpanan stylus, serta desain yang ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar sehari-hari.
Untuk daya, tablet ini dibekali baterai 12.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 33W. Perangkat ini juga mendukung reverse charging 27W sehingga dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat lain.
Di China, Redmi Pad 2 Pro Learning Edition dibanderol 2.699 yuan dan dipasarkan sebagai paket lengkap untuk kebutuhan belajar, termasuk dukungan multitasking serta akses materi pendidikan digital.