Jakarta — YouTube meluncurkan aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro, dua tahun setelah headset tersebut diperkenalkan. Aplikasi YouTube kini tersedia di visionOS App Store dan disebut kompatibel untuk model yang memakai chip M2 maupun M5.
Saat Apple Vision Pro pertama kali dirilis, YouTube memilih pendekatan berbasis web. Pengguna diarahkan mengakses layanan melalui peramban Safari, alih-alih menggunakan aplikasi khusus. Pendekatan ini membuat pengguna tidak bisa menikmati sejumlah fitur, seperti unduhan luring.
Dengan hadirnya aplikasi khusus, pengguna dapat menonton video reguler maupun YouTube Shorts melalui layar virtual berukuran besar dalam lingkungan yang imersif. Aplikasi ini juga menyediakan tab Spatial untuk membantu pengguna menemukan video dalam format 3D, VR180, dan 360 derajat.
Untuk Apple Vision Pro model terbaru yang menggunakan chip M5, aplikasi tersebut mendukung pemutaran hingga resolusi 8K. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan kontrol gestur untuk berbagai fungsi, seperti mengubah ukuran jendela (windows) atau menggeser video.
YouTube sebelumnya dinilai berhati-hati dalam mengembangkan aplikasi khusus di visionOS, yang kemungkinan terkait dengan penantian terhadap respons pasar terhadap headset tersebut. Sejumlah layanan streaming besar seperti Disney+, Amazon Prime Video, Paramount, dan Peacock telah menghadirkan aplikasi mereka di perangkat itu sejak awal peluncuran.
Di sisi lain, antusiasme konsumen terhadap Apple Vision Pro dilaporkan menurun. Pengiriman perangkat tersebut disebut hanya sekitar 45.000 unit pada kuartal keempat 2025. Financial Times juga melaporkan produksi perangkat itu sempat dihentikan karena permintaan yang melemah.