BERITA TERKINI
Meta Perkuat Pengaturan Keamanan Bawaan untuk Remaja di Instagram, Facebook, dan Messenger pada Safer Internet Day 2026

Meta Perkuat Pengaturan Keamanan Bawaan untuk Remaja di Instagram, Facebook, dan Messenger pada Safer Internet Day 2026

Meta Platforms, Inc. menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan remaja di internet bertepatan dengan peringatan Safer Internet Day pada 12 Februari 2026. Perusahaan menyatakan penguatan dilakukan melalui pengaturan keamanan bawaan di Instagram, Facebook, dan Messenger.

Momentum Hari Internet Aman Sedunia ini juga dimanfaatkan Meta untuk mengingatkan orang tua di Indonesia bahwa keamanan digital remaja dapat dijaga tanpa harus memantau seluruh isi percakapan anak atau menerapkan pembatasan waktu penggunaan gawai secara ekstrem.

Kepala Kebijakan Publik untuk Meta, Berni Moestafa, menjelaskan bahwa akun pengguna di bawah 18 tahun secara otomatis masuk ke kategori “Akun Remaja” dengan sejumlah proteksi yang langsung aktif. “Pengaturan ini mencakup pembatasan pesan dari orang yang tidak dikenal, pembatasan siapa yang dapat menandai (tag) akun, serta penyaringan konten yang tidak sesuai usia,” ujar Berni.

Meta menyebut, untuk remaja di bawah 16 tahun, perubahan pengaturan tertentu memerlukan persetujuan orang tua. Pendekatan ini menempatkan perlindungan berbasis desain (safety by default) sebagai strategi utama, sehingga fitur keamanan tidak bergantung pada konfigurasi tambahan dari pengguna.

Sejumlah perlindungan yang diterapkan antara lain pembatasan pesan langsung (direct message/DM) dari akun yang tidak terhubung sebagai teman. Sistem Meta juga menyaring konten yang dinilai sensitif berdasarkan usia pengguna. Pada Instagram dan Messenger, gambar dalam DM yang terindikasi mencurigakan akan diburamkan (blur) secara otomatis untuk menurunkan risiko paparan konten yang tidak pantas.

Dari sisi manajemen waktu, Meta menghadirkan pengingat istirahat setelah 60 menit penggunaan media sosial dalam satu hari, yang ditujukan untuk mendorong kebiasaan digital lebih sehat. Selain itu, tersedia Mode Tidur (Sleep Mode) yang aktif otomatis mulai pukul 22.00 hingga 07.00, dengan mematikan notifikasi dan mengirim balasan otomatis pada pesan masuk.

Pengaturan tersebut juga dapat diperketat melalui fitur pengawasan orang tua (parental supervision). Fitur ini memungkinkan pembatasan waktu harian atau pemblokiran akses pada jam tertentu, misalnya saat belajar atau waktu tidur.

Langkah pengawasan orang tua itu terintegrasi dalam ekosistem Family Center milik Meta, yang dirancang sebagai pusat kendali untuk memantau dan mengelola aktivitas digital anak secara proporsional. Melalui Family Center Education Hub, Meta juga menyediakan materi literasi digital yang dikembangkan bersama berbagai pakar dan organisasi untuk membantu keluarga memahami dinamika keamanan siber yang terus berkembang.

Berni menambahkan, pendekatan Meta pada Safer Internet Day 2026 menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara orang tua dan remaja. Meta menilai fitur teknis perlu diimbangi dialog terbuka mengenai kebiasaan online, interaksi dengan orang asing, serta kesadaran kapan harus beristirahat dari perangkat digital. Dengan komunikasi yang adaptif sesuai usia, orang tua dinilai dapat membangun kepercayaan tanpa menciptakan pengawasan berlebihan.

Konteks ini disebut relevan di Indonesia, seiring meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan media sosial di kalangan remaja. Di satu sisi, platform seperti Instagram dan Facebook menjadi ruang ekspresi, pembelajaran, dan interaksi sosial. Namun di sisi lain, risiko paparan konten tidak sesuai usia, perundungan siber, dan penipuan digital juga meningkat.

Meta menyatakan pengaturan default yang tidak dapat diubah tanpa izin orang tua bagi pengguna di bawah 16 tahun merupakan upaya menjadikan keamanan sebagai standar awal, bukan opsi tambahan. Perusahaan juga menyebut akan terus memperbarui sistem perlindungan seiring perubahan pola penggunaan dan munculnya aplikasi atau tren baru.

Dengan pendekatan tersebut, Safer Internet Day diposisikan Meta bukan sekadar kampanye tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem media sosial yang lebih aman bagi remaja.