BERITA TERKINI
Pluang Luncurkan Akses Saham Indonesia, Integrasikan Investasi Domestik dan Global dalam Satu Aplikasi

Pluang Luncurkan Akses Saham Indonesia, Integrasikan Investasi Domestik dan Global dalam Satu Aplikasi

JAKARTA – Platform wealth-tech Pluang mengumumkan peluncuran produk Saham Indonesia yang disebut telah lama dinantikan penggunanya. Melalui fitur baru ini, pengguna dapat mengakses lebih dari 950 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk di antaranya BBCA, BBRI, BREN, dan GOTO.

Pluang menyatakan peluncuran tersebut memperkuat posisinya sebagai platform yang mengintegrasikan akses ke saham Indonesia bersama berbagai instrumen lain dalam satu ekosistem, seperti saham AS, aset kripto, emas digital, crypto futures, options, dan reksa dana.

Co-Founder Pluang Claudia Kolonas mengatakan selama ini masih terdapat jarak antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. “Selama ini, ada jarak antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. Kami hadir untuk menutup kesenjangan (close the gap) itu,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (21/4).

Menurut Pluang, fragmentasi layanan di pasar keuangan membuat investor kerap menggunakan lebih dari satu aplikasi untuk mengelola aset. Perusahaan menyebut peluncuran Saham Indonesia ditujukan untuk menyederhanakan proses investasi agar bisa dilakukan dari satu aplikasi.

Dalam keterangan yang sama, Pluang menyoroti dua poin utama dari pembaruan layanan ini. Pertama, integrasi portofolio (unified portfolio) yang memungkinkan investor melakukan rebalancing dari produk global—seperti saham AS dan aset kripto—ke Saham Indonesia secara instan tanpa perlu memindahkan dana antarplatform, maupun sebaliknya. Kedua, efisiensi biaya melalui skema biaya transaksi yang disebut kompetitif serta promo 0% trading fee dengan syarat dan ketentuan berlaku.

“Dengan menghadirkan produk Saham Indonesia langsung pada satu aplikasi, kami tidak hanya menambah akses diversifikasi, tapi kami membangun infrastruktur di mana 13 juta pengguna terdaftar kami dapat mengelola seluruh masa depan finansial mereka dalam satu genggaman. Ini adalah standar baru bagi Super-App investasi di Asia Tenggara,” kata Claudia.

Pluang juga menilai peluncuran ini bertepatan dengan momentum penting bagi pasar modal Indonesia. Perusahaan menyinggung penyesuaian bobot indeks MSCI yang menekankan kriteria free float sebesar 15% dan diperkirakan dapat mendorong peningkatan likuiditas pasar.

Di sisi lain, pertumbuhan investor domestik juga disebut terus meningkat. Berdasarkan data KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) yang dikutip dalam rilis tersebut, jumlah SID (Single Investor Identification) naik 37% hingga menembus 20 juta pada akhir 2025.

“Di tengah gelombang baru ini, partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama stabilitas pasar. Pluang hadir untuk menjembatani partisipasi tersebut dengan menyediakan infrastruktur yang lebih inklusif, memudahkan jutaan investor baru untuk masuk ke pasar ekuitas domestik secara aman dan efisien,” ujar Claudia.

Pluang menambahkan, sebagai platform multi-aset, aspek keamanan pengguna menjadi prioritas. Perusahaan menyatakan seluruh layanan berada di bawah pengawasan ketat otoritas terkait.